Kejanggalan Penahanan Bernaldi Dilaporkan ke Mabes Polri
Pengacara dan keluarga Bernaldi Kadir Djemat mendatangi Mabes Polri untuk melaporkan pertemuan antara ayah Zumi Zola dan Kapolda Metro Jaya.
Penulis:
Willem Jonata
Editor:
Anita K Wardhani
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willlem Jonata
TRIBUNNEWS.COM-JAKARTA - Pengacara dan keluarga Bernaldi Kadir Djemat mendatangi Mabes Polri. Kedatangan rupanya mereka bertujuan melaporkan adanya dugaan skenario sebagai upaya merekayasa status tersangka Aldi, sapaan akrab Bernaldi, yang kini ditahan di Polres Jakarta Selatan.
"Keluarga sangat aneh dengan penegak hukum yang begitu. Oleh karena itu kami melaporkan ke Mabes sesuai prosedur hukum yang ada. Kann ini nggak ada pemeriksaan dulu. Tiba-tiba ditahan. Makanya, kami lapor. Ini ada rekayasa," ucap Husni Maderi, kerabat Aldi, Kamis, (9/2/2012), saat ditemui di Mabes Polri.
Humprey Djemat, pengacara Aldi, menengarai adanya keanehan dalam prosesnya. Sebenarnya, lanjut dia, permasalahannya adalah perbuatan tidak menyenangkan dan penganiayaan ringan. "Itu hanya dari akibat. Tapi kok masalah pokoknya tidak dipermasalahkan," terang.
Kemudian Humprey menjelaskan bahwa dalam kejadian itu, tidak ada penganiayaan ringan. Aldi hanya dorong-dorongan dengan Rudi, sekretaris ibunda Peni, untuk melihat anaknya. Dan, sebetulnya masalah itu juga sudah selesai.
"Padahal masalah itu sudah selesai sebenarnya. Tapi kok ini bangkit lagi setelah Aldi melaporkan perzinahan," ucapnya.
Kasus pelaporan itu sudah membuat Aldi menjadi tersangka. Sementara, laporan Aldi terhadap Zumi dengan tuduhan perzinahan belum ditanggapi sampai sekarang. Karena itu, ia menduga ada kesewenang-wenangan.
Humprey juga menegaskan memang ada pertemuan antar Zulkifli Nurdin, ayahanda Zumi dengan Kapolda, Senin lalu. "Kapolres juga dipanggil pada hari itu, esoknya Aldi lngsung ditahan," tandasnya.