Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Keluarga Ade Namnung Laporkan Ramon Papana ke Polisi

Keluarga almarhum Ade Namnung datang ke Polres Jakarta Selatan. Mereka datang untuk melaporkan Ramon Papana dengan tuduhan pencemaran nama baik.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Willem Jonata
Memuat video…

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willem Jonata

TRIBUNNEWS.COM-JAKARTA - Keluarga almarhum Syamsul Effendi atau dikenal dengan nama Ade Namnung datang ke Polres Jakarta Selatan. Mereka datang untuk melaporkan Ramon Papana dengan tuduhan pencemaran nama baik.

Rizal Prasetyo, adik kandung Namnung, menuturkan bahwa Ramon telah mencemarkan nama baik keluarganya. Ramon, dalam jumpa persnya beberapa waktu lalu, mengatakan bahwa kedatangan keluarganya ke kediamannya di Sentul itu, untuk menagih harta yang dimiliki Namnung. Bahkan, keluarganya dikatakan Ramon sempat melakukan intimidasi terhadapnya.

"Ini sudah mengganggu saya dan keluarga. Ini sudah melaporkan yang tidak-tidak," ujar Rizal, Kamis, (9/2/2012), usai membuat laporan di Polres Jakarta Selatan.

Beberapa saat, setelah melaporkan Ramon, polisi kemudian datang ke Comedy Cafe, yang terletak di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Di situlah Ramon mengadakan jumpa pers, terkait kedatangan keluarga Namnung ke kediamannya di Sentul. Itu dilakukan polisi sebagai bagian dari prosedur pembuatan laporan.

"Sarat untuk membuat LP harus olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) dulu. Dari pihak polisi, secara jelas terjadi konferensi pers. Pihak polisi juga meminta keterangan dari karyawan Comedi Cafe," terang Rizal.

Sehari sebelumnya, keluarga almarhum Namnung datang ke Polres Jakarta Selatan. Tujuannya sama, melaporkan Ramon Papana, dengan tuduhan pencemaran nama baik. Namun, mereka mengurungkan niat tersebut karena alasan ketakutan akibat intimidasi.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas