Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Ketika Melly Terjerat Cinta Pelaku Narkoba

Tetapi dalam film yang sedang digodok ini, di balik drama heroiknya Melly, akan mengarahkan pemirsanya akan kejahatan dan akibat dari

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina

Laporan Wartawan Tribun Batam, Candra P. Pusponegoro

TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Produser Pelaksana dari Rumah Produksi Bagas Pro Jakarta, Eddy Lukman menegaskan film 'True Heart Melly' yang diproduksinya mengusung spirit edukasi.

Menurut Eddy, ketegasan film ini bukan pada gambaran nikmatnya mengonsumsi narkoba. Melainkan penekanan tentang dahsyatnya kematian melalui perantaraan narkoba.

Diakui Edy, selama ini film edukasi pelarangan narkoba lebih menonjolkan kepada ‘nikmatnya mengonsumsi’ narkoba. Tetapi dalam film yang sedang digodok ini, di balik drama heroiknya Melly, akan mengarahkan pemirsanya akan kejahatan dan akibat dari penggunakan narkoba itu sendiri.

“Jujur pada film ini kami mengubah alurnya. Kami lebih tekankan kepada akibat dari dahsyatnya kematian melalui narkoba. Di mana para pelaku mati secara dramatis dan mengenaskan karena pembuluh darahnya pecah akibat mengonsumsi narkoba,” terang Eddy Lukman.

Proses syuting film yang diperankan sejumlah artis ternama ibu kota ini, sudah berjalan selama 14 hari. Lokasi pertama sampai ketiga dikerjakan di Pantai Melur Batam mulai pagi sampai sore. Selanjutnya syuting berikutnya dilakukan di kampung Terih Nongsa, Pasar Induk Jodoh, dan Nagoya. Lokasi yang dipilih tentunya memiliki artistik dan karakter yang kuat.

Film ini juga melibatkan beberapa pihak, seperti Pemerintah Kota Batam dalam hal ini Dinas Pariwisata, Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat, Mabes Polri, dan pihak-pihak swasta yang turut mendukung kesuksesan produksi film tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

Para pemain di film ini di antaranya Gusti Randa, Ray Sahetapy, Agung Saga, Masayu Clara, Keke Soeryo (Keke Harun), Yahya L Zaeni, Rasheedz Ali, dan Vira Jiansa Abidin, yang kini sudah berada di Batam.

“Secara spesifik, film ini menggambarkan proses kematian yang dramatis adik kandung dan sahabat-sahabatnya Ferry (diperankan Agung Saga). Hingga akhirnya Ferry--yang memadu cinta dengan Melly--bisa lolos dan sembuh dari kecanduan narkoba,” ujar Executive Producer PT Bonadea Batam, Erma Yudiawati sembari menambahkan pihaknya mengagendakan akan berkunjung ke Tribun Batam.

Sumber: Tribun Batam
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas