Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Ramon Ogah Bicarakan Konflik dengan Ibunda Ade Namnung

Ramon Papana tidak mau membicarakan perseteruannya dengan ibunda Ade Namnung, Hariningsih dan adiknya Rizal Prazetyo di pemakaman

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Willem Jonata
Editor: Dewi Agustina
Memuat video…

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willem Jonata

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ramon Papana tidak mau membicarakan perseteruannya dengan ibunda Ade Namnung, Hariningsih dan adiknya Rizal Prazetyo di pemakaman Ade Namnung, di TPU Kebon Nanas, Jakarta Timur. Ramon tidak ingin masalah tersebut didengar oleh mendiang Namnung.

"Tapi saya sekarang berusaha baik-baik saja. saya maunya ngobrolnya di sini (luar area makam). Saya nggak mau Ade sampai tahu, kalau saya dilaporkan. Saya cuma mau bilang, saya seorang ayah yang sayang sama anaknya, cinta sama anaknya. Kemudian anak saya cinta sama saya. Tolong jangan diganggu. Nanti deh kita bicara," ucap Ramon Papana, Selasa (14/2/2012), di TPU Kebon Nanas, Jakarta Timur.

Untuk sementara, Ramon tampaknya tidak mau mengungkit masalah tersebut. Sebab, ia masih berduka setelah ditinggal pergi oleh pria bernama asli Syamsul Effendi itu. Rupanya, ia lebih memilih untuk berdoa ketimbang sibuk meladeni keluarga Namnung.

"Saya bukannya nggak mau bereaksi. Waktu itu, saya sempat muncul sebentar, itu juga atas izin Namnung," ucapnya.

Ya, nama Ramon muncul ketika Namnung sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Ia juga sering menjadi sumber bagi wartawan untuk mengetahui kondisi Namnung saat menjalani perawatan.

Perseteruan itu terjadi setelah keluarga Namnung menyambangi kediaman Ramon di kawasan Sentul. Saat itu, Ramon menuturkan bahwa keluarganya datang menanyakan harta yang ditinggalkan Namnung semasa hidupnya. Keluarga Namnung tampak memaksakan kehendaknya itu kepada Ramon.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, hal itu dibantah oleh pihak keluarga dan mengatakan maksud kedatangannya itu untuk minta KTP. Mengenai adanya pot yang jatuh merupakan unsur ketidaksengajaan, bukan sebuah intimidasi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas