Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Penangguhan Penahanan Bernaldi Djemat Belum Terealisasi

Humphrey memang sudah mengupayakan dengan melaporkan kasus itu ke Bareskrim Mabes Polri. Hasilnya, tinggal menunggu audit hasil investigasi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Willem Jonata
Editor: Dewi Agustina

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willem Jonata

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bernaldi Kadir Djemat, lewat pengacaranya Humphrey Djemat terus melakukan upaya penangguhan penahanan. Aldi, demikian sapaan akrab Bernaldi, masih ditahan di Polres Jakarta Selatan dengan tuduhan penganiayaan dan perbuatan tidak menyenangkan.

Humphrey memang sudah mengupayakan dengan melaporkan kasus itu ke Bareskrim Mabes Polri. Hasilnya, tinggal menunggu audit hasil investigasi di Polres Jakarta Selatan dan Polda Metro Jaya. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil yang diinginkan.

"Kita sudah mengupayakan penangguhan penahanan. Masih menunggu petunjuk kapolda," ujar Humphrey, pengacara Aldi, Kamis (23/2/2012), saat dihubungi via telepon.

Aldi ditahan dengan tuduhan melakukan penganiayaan ringan terhadap Rudi, asisten ibunda Peni Fernita Saputri. Bukan penganiayaan terhadap Zumi, Bupati Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi, yang dilaporkan ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan melakukan perzinahan dengan Peni Fernita Saputri.

"Kalau bukan terjadi di pihak Zumi kenapa Aldi ditahan dan suruh damainya dengan Zumi.
Itu nggak nyambung. Harusnya sama Rudi yang katanya dianiaya, bukan sama Zumi," terangnya.

Lagipula, lanjut Humphrey, penganiayaan itu sebenarnya tidak ada. "Divisum tergores aja. Dorong-dorongan aja. Lagian berita acara belum dilakukan kepada semua pihak," tandasnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas