Personel Netral Seperti Orang Kawin
Netral bukanlah band yang menjadi tumpuan hidup bagi ketiga personelnya. Bagus, Eno, dan Coki, masing-masing punya band sampingan.
Penulis:
Willem Jonata
Editor:
Anita K Wardhani
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willem Jonata
TRIBUNNEWS.COM-JAKARTA - Netral bukanlah band yang menjadi tumpuan hidup bagi ketiga personelnya. Bagus, Eno, dan Coki, masing-masing punya band sampingan sebagai ajang kreativitasnya dalam bermusik sekaligus menambah pemasukan.
Seperti diketahui, Bagus punya Brutal. Sedangkan Eno bermain drum untuk Royal Ego. Kemudian sang gitari, Coki juga bernaung dalam Dead Skuad. Namun, band sampingan itu, tidak membuat mereka mengabaikan Netral. Mereka berkomitmen karena punya visi dan misi yang sama dan tetap kembali ke Netral dalam beberapa kesempatan. Misalnya, saat mereka merilis album dan sibuk dalam rangkaian tur.
"Dari awal kita memang punya misi dan visi yang sama. Kita saling menguatkan. Kita punya sampingan band, gua punya Brutal. Eno di Royal Ego, Coki punya Dead Skuad. Tapi, kita kembali ke Netral. Netral ibarat rumah tempat kita pulang. Kita sudah punya ikatan batin. Kaya kawinlah," ucap Bagus, sang vokalis, di Rolling Stone Cafe, Jalan Ampera, Jakarta Selatan.
Coki sendiri tidak mempermasalahkan masing-masing personel memiliki band sampingan di luar Netral sebagai ajang kreativitas. Itu dilakukan, mengingat sistem royalti di Indonesia masih belum sempurna. Dan memiliki band sampingan rupanya bisa menjadi solusi tepat ketimbang berbisnis senjata api ilegal.
"Kita maunya jualan senjata tapi nggak bisa. Sistem royalti di Indonesia belum sempurna. Itu salah satu faktor musisi cari sampingan. Wajar-wajar saja musisi yang punya sampingan," terang Coki sembari berseloroh.
Baca tanpa iklan