Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Tercium Aroma Persaingan Tak Sehat Antarpromotor Musik

Tercium aroma persaingan kurang sehat antarpromotor musik dalam berebut mendatangkan Lady Gaga ke Jakarta.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Willem Jonata

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willem Jonata

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Di balik tentangan kedatangan Lady Gaga ke Jakarta, tercium aroma persaingan kurang sehat antarpromotor musik dalam berebut mendatangkan sang superstar nyentrik itu ke Jakarta.

Meski tidak secara langsung melontarkan dugaan itu, namun promotor Big Daddy menduga banyak promotor yang ingin berebut mendapatkan kesempatan emas dari Gaga.

"Mungkin hampir semua promotor ya. Namanya dia kan artis yang populer di dunia. Pasti semua pengin dapat," ucap Director Big Daddy, Jacqueline Losung.

Namun, ia mengaku tidak mengetahui berapa jumlah promotor yang ikut bernegosiasi untuk bisa mendapatkan hak penyelenggaraan konser penyanyi yang kontroversial dengan lagu "Judas"-nya itu.

"Saya enggak tahu, yang tahu kan artis manajemennya. Terus terang kita enggak tahu," tegasnya. Yang jelas ia menolak berkomentar tentang dugaan adanya persaingan bisnis ketika Big Daddy kesulitan mendapatkan izin pertunjukan.

"Saya enggak mau komentar ah, kalau persaingan bisnis," ucapnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Selama ini, tambahnya, dalam setiap penyelenggaraan konser, jual tiket, dan juga hampir semua konser yang telah dilaksanakan berakhir dengan baik. Tak pelak reputasi itu kemudian menjadi rekomendasi dari manajemen artis untuk mengadakan konser besar seperti Lady Gaga, pada 3 Juni 2012 di Jakarta.

"Itu menjadi rekomendasi rekomendasi ke artis manajemen ini bahwa Big Daddy adalah promotor profesional untuk menyelenggarakan konser besar," tandasnya.

Berita terkait

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas