Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Seleb
LIVE ●

Iis Dahlia: TKI Bisa Bersaing dengan Pekerja Luar Negeri

Artis dangdut Iis Dahlia yang ikut meninjau Balai Latihan Kerja Luar Negeri(BLKLN) menuturkan bahwa tenaga kerja Indonesia

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: ferro maulana

Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Ferro Maulana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Artis dangdut Iis Dahlia yang ikut meninjau Balai Latihan Kerja Luar Negeri(BLKLN) menuturkan bahwa tenaga kerja Indonesia bisa bersaing dengan tenaga dari negara luar negeri.

"Mudah-mudahan apa yang Pak Muhaimin inginkan bisa tercapai. Mudah-mudahan tenaga kerja yang berangkat bisa baik dan berkualitas. Supaya tahu hukum dan adat jadi memang harus dilatih," kata Iis Dahlia di acara Buka Bersama dan Dialog di BLKLN Sahara Lestari di Condet, Jakarta Timur, Minggu (29/7/2012).

Menurut Iis banyak sekali  TKI yang jadi korban karena tidak adanya kemampuan. Jika Iis pulang ke kampung halamannya, Indramayu, Jawa Barat,  ternyata banyak sekali  warga yang berprofesi menjadi TKI.

" Saya ketemu sama pak Muhaimin ini pas banget," katanya.

Iis mencotohkan kasus yang paling menonjol dan sering dialami TKI adalah tidak dibayarnya upah dan pelecehan seksual terhadap tenaga kerja wanita.

"Kayak umpamanya ada anak majikannya yang nakal. Karena digoda enggak mau jadi dia difitnah. Dia dituduh ngambil barang majikannya sampai enggak digaji berbulan-bulan," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Di Indramayu menurut Iis banyak sekali warga yang berniat menjadi TKI tetapi pergi tanpa persiapan. Warga disana banyak yang menjual harta pribadinya, seperti tanah atau sawah dengan harapan bisa dapat hasil yang lebih.

"Padahal banyak calo-calo yang menipu mereka. Jadi masyarakat Indonesia harus tahu kalau mau pergi ke luar negeri harus lewat badan tersendiri harus pakai paspor," pungkasnya.

Sumber: TribunJakarta
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas