Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Ini yang Membuat Yuni Shara Sulit Maafkan Raffi Ahmad

Dalih Raffi Ahmad yang menyebut kegenitannya terhadap perempuan karena terkait pekerjaan tak bisa diterima Yuni Shara.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Willem Jonata

Laporan Wartawan Tribunnews, Willem Jonata

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA
Yuni Shara tampaknya jenuh dengan pembelaan Raffi, yang acapkali menyebutkan kegenitannya terhadap wanita dalam acara yang dibawakannya, bagian dari tuntutan pekerjaannya sebagai presenter.

Terutama untuk menciptakan gimmick untuk mengundang perhatian penonton.
Pelantun lagu-lagu lawas itu, sulit menerima alasan tersebut karena pernah menggeluti dunia serupa.

Ada skrip yang diikuti  talent, sekaligus diperkenankan berimprovisasi untuk membuat suasana semarak. Meski demikian, ia menyimpulkan pria berusia 25 tahun itu, memiliki reflek luar biasa terhadap wanita.

"Saya juga kerja di TV. Ada yang mengikuti skrip, ada yang enggak. Kalau Raffi kan banyak lawakan. Spontanitas Raffi refleknya sama perempuan itu luar biasa," keluhnya, dalam acara talk show yang bertajuk "Mels Update", episode pekan ini, di ANTV.

Padahal, Raffi berkali-kali membela dirinya, apabila kegenitannya terhadap perempuan di acara yang dipandunya tersebut, merupakan bagian dari gimmick. Tidak ada maksud apapun dari perbuatannya tersebut selain urusan profesionalitasnya sebagai presenter.

Jadi, kekecewaan Yuni yang memuncak belakangan ini, bukan hanya karena foto Raffi mencium Okira, personel Bexxa itu, telah beredar ke mana-mana. Tetapi, akumulasi dari perbuatan Raffi sebelum-sebelumnya yang membuatnya geregetan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kemarin saya diberitakan simpang siur, ngomong salah, enggak ngomong juga salah. Katanya saya pisah gara-gara foto. Padahal yang dilakukan Raffi itu sudah banyak banget," tandasnya.  

Baca Artikel Menarik Lainnya

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas