Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Konser Guns N Roses

Axel Rose: Kita Rusuh atau Bergembira?

Kontoversi memang identik pada sosok penyanyi kelahiran Lafayette, Indiana, AS, 6 Februari 1962 ini

Axel Rose: Kita Rusuh atau Bergembira?
Warta Kota/Alex Suban
Panitia menjelaskan penundaan dan pemindahan lokasi konser Guns N Roses di Lapangan D Senayan, Jakarta, Sabtu (15/12/2012). Konser Guns N Roses selanjutnya akan digelar di Mata Elang International Stadium (MEIS), Ancol, Jakarta Utara, Minggu (16/12/2012) pukul 13.00 WIB. Warta Kota/Alex Suban 

Laporan Wartawan Tribun Jakarta

TRIBUNNEWS.COM - Benarkah hanya karena kekhawatiran datangnya angin dan hujan saat pelaksanaan konser, grup musik Guns N Roses kemudian ingkar janji atas pelaksanaan konser yang sedianya dilaksanakan di Lapangan D, Senayan, Sabtu (15/12/2012) malam?

Tribun Jakarta (TRIBUNnews.com Network) melaporkan, soal angin dan hujan sebenarnya bukan hal yang baru buat GN'R. Axel Rose, beserta para 'karyawan' barunya pernah melakoni konser sambil berbasah-basahan kala tampil di festival musik 'Rock in Rio 2011'. Kala itu hujan deras disertai angin dan guntur, mengguyur Kota Rio de Janeiro, Brasil pada 2 oktober 2011 silam.

Apa mereka mundur? Tidak. William Bruce Rose Jr alias William Bruce Bailey yang tenar lewat nama Axel Rose menyiasati lewat tampil mengenakan jas hujan warna kuning stabilo yang mencolok. Kru GN'R kala itu tampak sibuk mengepel air yang menggenangi panggung. Konser tetap berjalan. Penonton pun tetap terpuaskan.

Pengunduran dan pemindahan jadwal serta lokasi konser di Jakarta kali ini pun bukan kali pertama bagi grup musik ini. Di kota-kota lain, GN'R bahkan kerap membatalkan konser begitu saja. Kerusuhan tak terhindarkan, kerugian material jadi keniscayaan. Beruntung, itu tidak terjadi di Jakarta, setidaknya hingga Sabtu malam tadi.

GN'R memang punya label sebagai grup musik yang 'rawan kerusuhan' saat menggelar konser. Tudingan atas munculnya labelisasi 'sangat berisiko' pada band itu ditujukan pada sosok sang vokalis, Axel Rose.

Di masa kejayaan grup musik yang pernah dijuluki The Most Dangerous Band in The World itu, puluhan kerusuhan ditorehkan karena sikap Axel. Ia dikenal sebagai pribadi yang 'sesuka gue'.

Tengok saja kala GN'R yang masih beranggotakan Saul Hudson aka Slash (lead guitar), Michael Andrew "Duff" McKagan (bass), Gilbert "Gilby" Clarke (rhythm guitar), dan Matthew William Sorum (drum) menggelar tur keliling dunia bertajuk 'Use Your Illusion', Axel kerap datang terlambat selama berjam-jam ke lokasi yang berujung pembatalan konser.

Amarah Axel yang bisa datang tiap saat di panggung juga hal lain berbahaya. Membanting mic dan menyetop konser di tengah pertunjukan jadi hal biasa terjadi kala itu. Ingat kerusuhan di St Louis pada 2 Juli 1991? Hanya karena seorang penonton mengambil foto lewat kamera dan ketidakgesitan petugas keamanan, Axel mengamuk dan 'menubruk' si penonton dari atas panggung.

"Terima kasih atas petugas keamanan yang lelet, saya pulang," ujar Axel kala itu lalu membanting mic dan bergegas meninggalkan panggung.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Dahlan Dahi
Sumber: TribunJakarta
  Loading comments...

Berita Terkait :#Konser Guns N Roses

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas