Cara Cecillia Young Berbagi Dengan Anak Jalanan
Cara Cecilia Young Berbagi Dengan Anak Jalanan
Penulis:
Budi Prasetyo
TRIBUNNEWS.COM JAKARTA -Jumlah pemain biola di Indonesia mungkin belum terlalu banyak dijumpai . Mungkin hanya ada beberapa pemain biola yang kita kenal mulai dari W.R. Soepratman sampai Maylaffayza Wiguna.
Masih sedikitnya pemain biola di Indonesia menjadikan perhatian tersendiri bagi violin muda dan berbakat Cecillia Young yang dikenal melalui debutnya menggabungkan musik klasik dengan musik tradisional dalam sebuah instrumentalia berjudul Bali Sutrepti.
Saat libur jelang tutup tahun 2012 banyak rekan sebayanya berliburan , namun gadis remaja kelahiran 11 Agustus 1995 ini memiliki kesibukan tersendiri dengan anak-anak jalanan. Mau tahu apa yang dilakukan Cecil ?, ternyata ia mengajarkan bagaimana bermain biola bagi anak jalanan.Cara Cecillia Young Berbagi Dengan Anak Jalanan
Kurang lebih sekitar 27 anak jalanan yang ada dibilangan Pesing Garden RT 002 / 08 Kelurahan Kedoya Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat mendapat kesempatan bermain biola gratis secara baik dan benar bersama Cecilia.
Dalam kegiatan belajar secara gratis bermain biola yang berlangsung tanggal 31 Desember kemarin Cecil dibantu oleh Bapak FX Sardy, Ibu Istining Wardhani, Sumarwoto, Didit, Antonius S Sudarsono dan Ketua RT setempat Saryono.
Latihan bermain biola secara gratis dilakukan Cecil selama 2 jam pada taggal 31 Desember lalu dan dimulai pukul 09.00 WIB , sementara pada tanggal 2 Januari 2013 mendatang Cecil akan melakukan kegiatan dengan waktu yang sama,
Peserta latihan biola yang berusia mulai dari 5 tahun hingga 17 tahun ini menurut penuturan Cecil sangat antusias dan besar kemauannya saat mengiikuti belajar biola, bahkan mereka berharap akan dapat terus berlatih hingga selesai.
Bali Sutrepti merupakan hasil karya perdana dari Cecillia Young yang aransemennya dibantu oleh Yulianto E. Instrumentalia Bali Sutrepti kemudian dibuatkan video klip oleh Black Studio Jakarta dan mengambil lokasi di Pura Aditya Jaya Rawamangun.
Tidak seperti permainan biola yang mendayu-dayu dan menyayat hati, Bali Sutrepti menampilkan musik yang energik. Karena itu pemilihan musik gamelan Bali bukan tanpa alasan, musik Bali biasanya memang digunakan untuk mengiringi tarian dengan gerakan-gerakan cepat. Tidak hanya itu, Cecil, begitu panggilan akrab anak semata wayang dari pasanan Yohanes dan Caroline Young ini, juga akan mengeksplor lagu-lagu tradisional dengan alunan gesekan biolanya.
Dalam beberapa kesempatan, Cecillia Young selalu membawakan lagu-lagu tradisional dengan biolanya. Misalnya saja ketika Cecillia Young tampil dalam pembagian hadiah Lomba Bersih Kampung yang diadakan di Pisangan Timur, Pulo Gadung, akhir bulan Juli lalu. Dalam acara yang dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo itu, Cecillia Young membawakan lagu Sirih Kuning, Dayung Sampan, Ondel-ondel, dan Jali-jali dengan biolanya sembari diiringi melodi piano. Empat lagu khas Betawi yang sudah mulai jarang terdengar itu dimainkan dengan apik oleh Cecillia Young. Usai tampil di panggung, Cecillia Young langsung disambut salam apresiasi dari Gubernur Fauzi Bowo. Cecillia Young juga tak lupa memberikan compact-disc Bali Sutrepti untuk Gubernur Fauzi Bowo.
Selain lihai menggesek biola, siswi SMA kelas XIII Tarakanita 2 Pluit Jakarta ini pandai bermain piano dan gitar. Karena kemahirannya bermain biola, Cecillia Young dipercaya menjadi pengajar biola di beberapa sekolah musik. Selain itu, Cecillia Young juga masih aktif di Orcestra Soho, sebuah orkestra yang Cecil ikuti sejak pertama dibentuk tiga tahun yang lalu.
Usia Cecillia Young yang sangat masih muda sangat peduli pada musik-musik tradisional. Tidak banyak yang menempuh “jalan musik” yang sepi ini, tapi saya percaya satu hal. Seperti layaknya musik indie yang berdiri sendiri, gesekan biola Cecillia Young juga akan punya pengagumnya sendiri.