Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Saksi Kasus Pramugari Magdalena Awuy Batal Diperiksa

Polda Metro Jaya batal melakukan pemeriksaan terhadap Renitasari saksi kasus pencemaran nama baik pramugari Magdalena Awuy.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya hari ini, Kamis (17/1/2013) batal melakukan pemeriksaan terhadap Renitasari. Program Director Bakti Budaya - Djarum Foundation itu seharusnya diperiksa jadi saksi kasus pencemaran nama baik pramugari Magdalena Awuy yang di informasikan di sebuah media online memiliki hubungan dengan Ariel 'NOAH'.

Pembatalan pemeriksaan tersebut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto. "Hasil kordinasi dengan penyidik ternyata benar pemeriksaan terhadap yang bersangkutan ditunda," ucap Rikwanto pada Tribunnews.com.

Kemudian dikatakan Rikwanto alasan Renitasari membatalkan pemeriksaan ialah lantaran adanya kepadatan jadwal dari pekerjaan Renitasari.

"Yang bersangkutan minta pada penyidik untuk dijadwalkan ulang karna adanya kepadatan jadwal yang bersangkutan, yang sudah dibuat jauh sebelumnya," terang Rikwanto.

Seperti diketahui, pihak Magdalena Awuy mengaku keberatan adanya pemberitaan di sebuah media massa online yang menyebut dirinya menjalin hubungan percintaan dengan vokalis grup band NOAH, Ariel.

Selain itu, diinformasikan juga bahwa dia selalu memberikan servis tambahan kepada pejabat atau tamu VIP dalam profesinya sebagai pramugari sebuah maskapai penerbangan.

Rekomendasi Untuk Anda

Pada 21 November 2012, melalui kuasa hukumnya Jeanne Margareth Dumais, Magdalena Awuy mengadukan keberatannya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP/3993/XI/2012/PMJ/Ditreskrimum.

Dalam berita tersebut dikatakan korban yang berprofesi sebagai pramugari diduga sedang dekat dengan Ariel, Vokalis NOAH dan dinformasikan bahwa korban selalu memberikan "service" kepada pejabat atau tamu VIP

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas