KPAI Minta Coboy Junior Tak Diporsir Konser 30 Kota
Rencana tur 30 kota di Indonesia yang akan dijalani Coboy Junior menarik perhatian Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
Editor:
Anita K Wardhani
TRIBUNNEWS.COM - Rencana tur 30 kota di Indonesia yang akan dijalani Coboy Junior menarik perhatian Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
KPAI melihat, para personil Coboy Junior yaitu Aldi, Bastian, Iqbaal dan Rizky masih berstatus sebagai pelajar. Tentunya, tugas utama mereka adalah menuntut ilmu dan bermain dengan teman-teman sebayanya.
M. Ihsan, Sekretaris KPAI berpendapat hal itu tidak menjadi masalah selama jadwal tur tersebut tidak diporsir. "Sebetulnya kita kembali ke ukuran normatif dan waktunya tidak diporsir," ungkapnya, saat dihubungi, pada Minggu (17/3/2013).
Di usia seumuran mereka, biasanya para remaja sedang mencari aktualisasi diri. Terlebih tugas mereka yang utama adalah belajar dan bermain. "Penampilan mereka di atas panggung juga bisa diapresiasi karena dalam konteks aktualisasi diri dan prestasi," ujarnya.
Ia menambahkan, selama si anak tersebut rela untuk melakukan pekerjaan tersebut, itu tidak menjadi masalah.
"Pastinya mereka juga tidak melewati batas wajar jam istirahat dan sebaiknya manajemennya juga pastikan anak tersebut tidak diporsir untuk industri," harapnya.
Meski tur itu dilakukan hanya pada saat weekend saja, Ihsan berharap mereka tetap diberikan waktu istirahat yang cukup. Artinya dimungkinkan setiap anak punya hak ekspresikan aktualiasai diri.
"Meski tur itu hanya sabtu minggu, tetap tidak boleh diporsir dan tetap harus ada istirahat dan bisa bermain," katanya.
Baca tanpa iklan