Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

BBJ Gelar Pemutaran Film 2 Abad Letusan Tambora

Perjalanan dilakukan tim selama selama sembilan hari yaitu pada 19-27 Agustus lalu.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rendy Sadikin
zoom-in BBJ Gelar Pemutaran Film 2 Abad Letusan Tambora
Kompas.com
Asap mengepul dari Doro Api To i atau Gunung Api Kecil yang tumbuh di dasar Kaldera Gunung Tambora di Dompu, Nusa Tenggara Barat, 25 Agustus 2014. Tambora memiliki kaldera seluar 6 kilometer dengan kedalaman 1 kilometer hasil dari letusan dahsyat pada April 1815. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bentara Budaya Jakarta (BBJ) di Jalan Palmerah Selatan, pada Selasa (23/9/2014) pukul 15.00, menyelenggarakan acara nonton bareng (nobar) film dokumenter tentang 2 abad letusan Gunung Tambora mengguncang dunia, gratis dan terbuka untuk umum.

Film di antaranya mengisahkan perjalanan yang dilakukan tim yang terdiri dari Bentara Budaya, Harian Kompas dan Kompas.com, menuruni tebing kaldera Gunung Tambora di Pulau Sumbawa. Jalur yang digunakan adalah jalur Doro Ncanga di sisi selatan gunung. Tambora sendiri memiliki kaldera dengan luas diameter 6 kilometer dan kedalaman 1.000 meter.

Perjalanan dilakukan tim selama selama sembilan hari yaitu pada 19-27 Agustus lalu. Selama di bibir dan dasar kaldera, dilakukan pengumpulan data dan pendokumentasian untuk menyongsong peringatan 2 abad letusan Tambora yang jatuh pada 10 April 2015.

Pendakian ini juga merupakan rangkaian awal kegiatan eksplorasi menemukan kembali Indonesia dalam tema "Jaya Giri Jaya Bahari" yang puncaknya direncanakan pada 2015.

Usai nonton bareng, digelar diskusi atau berbagi pengalaman tentang pendokumentasian gunung api dan rencana pendakian Gunung Tambora bagi komunitas untuk memperingati 2 abad letusan pada awal tahun depan.

Sebelumnya pada Senin siang, di BBJ telah didahului acara seminar nasional yang dibawakan pakar geologi dan arkeologi Indonesia. Mereka yang hadir di antaranya Kepala Badan Geologi Surono, peneliti di Museum Geologi Indyo Pratomo, Peneliti dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi Widjo Kongko, Kepala Pusat Penelitian Arkeologi Nasional I Made Geria, dan arkeolog dari Puslit Arkenas Sonny Wibisono.

Salah satu tema yang dibahas dalam seminar adalah letusan Tambora pada tahun 1815 dan pengaruhnya terhadap peradaban.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas