Hadirilah Peluncuran Buku Pencipta Lagu Tor-tor Taralamsyah Saragih
Kisah seniman besar Batak Simalungun, Taralamsyah Saragih (1918-1993), kini dihidupkan dan dihadirkan lagi ke tengah-tengah masyarakat.
Penulis:
Eri Komar Sinaga
Editor:
Anita K Wardhani
Laporan Wartawan Tribunnews, Eri Komar Sinaga
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Kisah seniman besar Batak Simalungun, Taralamsyah Saragih (1918-1993), kini dihidupkan dan dihadirkan lagi ke tengah-tengah masyarakat.
Melalui sebuah buku yang ditulis wartawan senior Kompas, Simon Saragih, karya dan kehidupan Taralamsyah diabadikan dalam sebuah buku 'Taralamsyah Saragih; Tragedi Seorang Komponis Besar.
Taralamsyah, pria kelahiran Pamatang Raya, Simalungun, 18 Agustus 1918, adalah komponis besar Simalungun yang banyak menciptakan lagu dan tarian (doding dan tor-tor) Simalungun yang melegenda. Karya-karya tarian ciptaan Taralamsyah antara lain tor-tor Sitalasari, Pamuhun, Simodak odak, Haro-haro, Sombah, Runten Tolo, Nasiaran, Makail, Manduda, Haroan Bolon dan masih banyak tarian lagi.
Sementara lagu yang diciptakan Taralamsyah antara lain Etah Mangalop Boru, Parmaluan, Hiranan, Inggou Parlajang, Tarluda, Parsonduk Dua, Padan Na So Suhun, Tading Maetek, Pamuhunan, Paima Na So Saud, Sihala Sitaromtom, Sanggulung Balunbalun, Ririd Panonggor, Marsalop Ari, Mungutni Namatua, Pindah-Pindah, Inggou Mariah, Uhur Marsirahutan, Poldung Sirotap Padan, Bujur Jehan, Simodak Odak (ciptaan bersama Tuan Jan Kaduk Saragih) dan karya-karya lainnya.
Buku Taralamsyah tersebut akan diluncurkan pada Sabtu, 25 September 2014 di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Acara bertajuk 'Bintang Narondang, Karya Anak Negeri Jambarni Loja' itu merupakan persembahan dari DPP Etah Ham Mambangun Simalungun (Ehamsi) yang berkedudukan di Jakarta.
Acara tersebut akan menyuguhkan lagu-lagu dan tari-tarian karya Taralamsyah Saragih oleh artis-artis Simalungun dan artis nasional. Acara tersebut juga diisi dengan penyerahan sertifikat hak paten lagu karya cipta Taralamsyah dan penyerahan penghargaan kepada keluarga Taralamsyah serta pengadaan Rumah Seni Taralamsyah di Pematang Siantar, Sumatera Utara.
Acara yang dilaksanakan berkenaan dengan peringatan Sumpah Pemuda tersebut didukung oleh tokoh-tokoh Simalungun yakni Prof Dr Bungaran Saragih, Dr Cosmas Batubara, Junimart Girsang, Elman Saragih dan tokoh-tokoh lainnya.
Baca tanpa iklan