Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Foto Suasana Kamar Jenazah RSCM yang Ramai Setelah Kematian Aktor Laskar Pelangi

Suasana di pintu masuk kamar jenazah RSCM mendadak ramai setelah aktor Laskar Pelangi, Verrys Yamarno, meninggal di kamar kos.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Foto Suasana Kamar Jenazah RSCM yang Ramai Setelah Kematian Aktor Laskar Pelangi
TRIBUNNEWS.COM/ CHANDRA OKTA DELLA
Suasana kamar jenazah RSCM Jakarta yang mendadak ramai setelah meninggalnya Verrys Yamarno, aktor Laskar Pelangi, Senin 12 Januari 2015. 
Memuat video…

Laporan Chandra Okta Della

TRIBUNNEWS.COM - Kamar jenazah Rumah Sakit Cipto Mangungkusumo (RSCM) Jakarta Senin malam 12 Januari 2015 mendadak ramai. Rupanya, banyak berdatangan para mahasiswa IKJ yang ingin melihat dari dekat jenazah Verrys Yamarno, teman sekampus mereka yang ditemukan meninggal di kamar kosnya.

Mereka menangis, berpelukan, sebagian tampak berdoa untuk arwah almarhum. Verrys Yamarno yang memerankan tokoh Mahar di film Laskar Pelangi memang pergi dan tak akan kembali.

"Kejadiannya sekitar pukul 14.30, ditemukan oleh temannya," ujar Kapolsek Senen Kompol Kasmono saat dihubungi Senin sore. Kasmono menjelaskan, menurut kesaksian temannya, Zulfani Fasa, pemuda asal Belitung Timur tersebut awalnya mengeluh sakit kepala sejak dua hari yang lalu.

Namun ketika ditawari untuk dibawa ke rumah sakit, ia menolak. "Sekitar pukul 08.00 hari ini, korban muntah-muntah. Karena tetap tidak mau dibawa ke rumah sakit, korban pun ditinggalkan saksi untuk pergi kuliah," jelas Kasmono. Kemudian, sekitar pukul 14.30, Zulfani kembali ke kamar kos dan mendapati Verrys yang sudah tidak bernyawa dalam posisi telentang. "Saksi sempat meraba dada korban, namun dia sudah tidak benapas," kata Kasmono.

Kemudian, Zulfani yang juga asal Belitung itu pun melapor kepada pihak kepolisian di Polsek Senen. Jenazah Verrys yang merupakan mahasiswa Institut Kesenian Jakarta semester tiga telah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk diautopsi. "Sejauh ini tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban," tutur Kasmono.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas