Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun Seleb
LIVE ●
tag populer

Nostalgia Prisia Nasution dan Guru Pencak Silat

Artis peran Prisia Nasution (30) mengaku senang bisa bernostalgia dengan pencak silat dalam film aksi 3 (Alif, Lam, Mim).

zoom-in Nostalgia Prisia Nasution dan Guru Pencak Silat
Tribunnews/Jeprima
Aktris, Prisia Nasution berpose saat ditemui pada acara konferensi pers film terbarunya yang berjudul 3 (Alif Lam Mim), di Tower MVP, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (19/1/2015). Film bergenre action dan drama yang akan mulai syuting pada 1 Februari mendatang ini mengangkat tema tentang seni budaya bela diri silat Indonesia. (Tribunnews/Jeprima) 

TRIBUNNEWS.COM - Artis peran Prisia Nasution (30) mengaku senang bisa bernostalgia dengan pencak silat dalam film aksi 3 (Alif, Lam, Mim), yang disutradarai oleh Anggy Umbara. Bagi pemeran Laras dalam film itu, bela diri tradisional tersebut sudah tak asing lagi. Pemilik nama pendek Phia ini pernah bergabung dalam pelatihan nasional bela diri tersebut semasa duduk di bangku sekolah menengah pertama.

"Kangen juga sih karena dulu jadi atlet silat. Sekarang (dalam film 3) bisa ketemu sama guru-guru dan bernostalgia," kata Phia dalam wawancara di MVP Tower, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (19/1/2015), usai syukuran film 3 (Alif, Lam, Mim), yang dibintanginya.

Film 3 juga dimainkan oleh guru pencak silat dari Padepokan Panglipur, Cecep Arif Rahman, yang terkenal sebagai pemeran The Assassin dalam film The Raid 2: Berandal. Sementara itu, untuk film 3, yang diproduksi oleh Multivision Pictures, selain berperan Cecep juga ikut mencipta koreografi pencak silat untuk kebutuhan pengambilan gambar adegan laga.

Rupanya, keterlibatan Cecep itu juga membuat Phia tertarik menerima tawaran main dalam film tersebut.

"Saya selalu pilih-pilih film dan saya lebih senang ngobrol sama sesepuh bela diri, sama Kang Cecep. Kan kalau silat lebih ke pandangan hidup. Filosofinya, mungkin saya lebih bisa menekan diri. Kalau kita emosi itu, musuh bisa baca gerak gerik kita," tutur sang peraih Piala Citra untuk Pemeran Utama Wanita Terbaik pada Festival Film Indonesia 2011 berkat aktingnya dalam film Sang Penari.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas