Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun Seleb
LIVE ●
tag populer

Album Baru Michael Learns to Rock Menebar Cinta

Grup musik legendaris asal Denmark, Michael Learns to Rock (MLTR)membedah kandungan lagu terkini mereka, "Call on Love"

zoom-in Album Baru Michael Learns to Rock Menebar Cinta
KOMPAS.com/YULIANUS FEBRIARKO
Band pop dari Denmark Michael Learns To Rock (MLTR), yang terdiri dari (kiri-kanan) Kare Wanscher (drum), Jascha Richter (vokal dan keyboard), dan Mikkel Lentz (gitar), diabadikan sesudah berbincang dengan Kompas.com di kantor label rekaman Warner Music Indonesia, kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, Rabu (19/8/2015). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Grup musik legendaris asal Denmark, Michael Learns to Rock (MLTR) --yang terdiri dari Jascha Richter (keyboard, vokal), Mikkel Lentz (gitar), dan Kare Wanscher (drum)-- membedah kandungan lagu terkini mereka, "Call on Love" yang menjadi materi dalam album 25. Menurut Lentz, ada harapan dan cinta yang terkandung di dalamnya.

"Lagu ini tentang harapan. Ini tentang di mana ketika kita merasa sedang bermasalah, maka kalian perlu memercayai cinta, karena cinta akan mengarahkan kita melewati masa-masa sulit," ujar Lentz seperti dikutip Tribunnews.com dari Kompas.com.

Demi mendapatkan suasana baru untuk lagu yang bernafaskan harapan dan cinta, MLTR menggandeng vokalis grup band Magic, Nasri Atweh, untuk mencipta "Call on Love". “Kami ingin coba sesuatu yang baru, untuk kasih elemen yang segar. Kami rasa kami sukses dalam hal ini, suaranya sangat terdengar 2015 (kekinian),” kata Richter.

“Kami harap orang Indonesia juga menyukainya,” sambungnya.

Dalam klip video "Call on Love", harapan dan cinta digambarkan dalam suatu kondisi seorang perempuan yang terus berjalan sambil menebarkan cinta ke sekitar lingkungannya. Namun, dalam video ini MLTR hanya muncul sepersekian detik.

“Kami itu legenda, orang-orang sudah lihat kami berkali-kali. Kami harus hanya muncul dua detik saja sudah cukup,” ungkap Wanscher lalu tertawa.

“Kami ingin fokus pada musiknya, buka wajah kami,” timpal Lentz.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas