Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Acha Septriasa Jadi Perhatian di Oxford University

Film terbaru Acha Septriasa yang berjudul Mars akan kembali diproduksi untuk menyelesaikan gambar terakhir.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Acha Septriasa Jadi Perhatian di Oxford University
Tribunnews/JEPRIMA
Pemain film Acha Septriasa saat ditemui pada konferensi pers persiapan syuting film Bulan Terbelah di Langit Amerika di Resto Istambul Turkey, Ampera, Jakarta Selatan, Sabtu (20/6/2015). Acha Septriasa akan tetap menjalankan ibadah puasa di negeri empat musim selama proses syuting film tersebut. (Tribunnews/Jeprima) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Film terbaru Acha Septriasa yang berjudul Mars akan kembali diproduksi untuk menyelesaikan gambar terakhir.

Sempat tertunda selama setahun, bagian film yang menyisakan 20 persen lagi akan diselesaikan di London, Inggris selama dua hari.

Menurut Acha syuting ini tertunda selama setahun akibat kesulitan perizinan untuk penggunaan perpustakaan Bodleian Oxford. Akhirnya saat ini scene terakhirnya dapat diselesaikan juga.

"Iya alhamdulillah akhirnya bisa juga nyelesaiin syuting. Susahnya perizinan makai perpustakaan Howard ini aja kata sutradara dibantu sama PH asal Inggris," tutur pemain film Heart itu di Restoran Ayam Tanjakan, Tebet Barat, Jakarta Selatan, Sabtu (26/9/2015).

Dalam film ini pemain film Love is Cinta ini juga banyak menggunakan bahasa Inggris untuk bersosialisasi.

Apalagi dirinya saat scene wisuda di Sheldonian theatre Oxford University ia berbicara menggunakan bahasa Inggris di depan orang-orang Inggris asli.

"Iya di sana kan kalau cumlaude biasanya siswanya kasih Speech. Dan aku lakukan itu, walaupun kepentingan syuting cuma beda aja rasanya, semua orang mengarah ke aku," ujar pemain film Test Pack itu.

Rekomendasi Untuk Anda

Acha mengatakan dalam scene di Inggris itu, ia mesti menerjemahkan skenario dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris.

"Iya dialog di skrip kan metafor dan puitis tuh pas dalam bahasa Indonesia. Nah aku rubah dari bahasa Indonesia ke Inggris dan mempertahankan supaya tetap puitis," ujarnya. (Wartakotalive.com/Wahyu Tri Laksono)

Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas