Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Pelapor Saipul Jamil ke Kakak Ipar: Ya Allah Kak, Saya Bersedia Visum

Seperti kepolisian, keluarga DS juga bersikap hati-hati menanggapi kejadian yang menimpa pelajar SMA itu.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Pelapor Saipul Jamil ke Kakak Ipar: Ya Allah Kak, Saya Bersedia Visum
TRIBUNNEWS.COM/JEPRIMA
Tersangka kasus pencabulan Saipul Jamil saat melakukan tes kesehatan di Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (20/2/2016). Seperti diketahui, pedangdut 35 tahun itu ditangkap Polsek Kelapa Gading pada Kamis (18/2) dini hari setelah polisi menerima laporan dari korban yang masih berusia 17 tahun. Ipul dilaporkan atas dugaan perbuatan cabul terhadap korban. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM - Seperti kepolisian, keluarga DS juga bersikap hati-hati menanggapi kejadian yang menimpa pelajar SMA itu.

Mereka merasa perlu meminta kepastian dari DS tentang kejadian itu karena yang mereka hadapi adalah orang yang terkenal.

Hal itu diceritakan kakak ipar DS dalam acara Indonesia Lawyers Club di TV One, Selasa (23/2/2016).

Ia menuturkan, setelah mendapat kepastian bahwa pelapor Saipul Jamil adalah DS, ia dan suaminya langsung ke Polsek Kelapa Gading, Kamis (18/2/2016) malam.

Kakak ipar DS tidak mau langsung menanyakan peristiwa yang menimpanya.

"Saya khawatir adik saya trauma, kenapa-kenapa, saya enggak berani. Saya ajak bercanda-canda dulu," tutur kakak ipar DS.

Selama 1-2 jam kemudian, dia berani bertanya kepada DS. Menurut dia, saat itu suasananya sudah cair.

Rekomendasi Untuk Anda

"Di situ pun saya tekenin. Saya enggak mau berita yang tersebar luas itu cuma mengarang-ngarang. Saya tahu masalahnya ini dengan orang yang kayak gimana. Saya enggak mau masalah ini jadi lebar dan adik saya malah dipenjara," papar sang kakak ipar yang mengenakan topeng pada acara tersebut.

"Sampai saya berkali-kali tanya. Bener, nggak? Sampai sejauh mana?" kata dia.

"Ya Allah, Kak. Demi Allah. Kan saya bersedia (buat) visum. Masa sih, kalau aku macem-macem, aku bersedia (buat) visum? Yang ada aku cari mati. Aku kan bukan anak kecil," sang kakak ipar menirukan perkataan adiknya.

Kakak iparnya menuturkan, DS lalu menceritakan kejadian itu dari awal sampai akhir.

"Persis seperti yang dibilang Pak Polisi tadi, yang dari polsek," lanjut dia.

Ketika menuturkan hal itu, suara perempuan tersebut tercekat, menahan tangis.

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas