Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kasus Gatot Brajamusti

Elza Sebut Diduga Ada Ratusan Anak di Bawah Umur Jadi Korban Pelecehan Seksual Aa Gatot

Elsa juga mengatakan korban pelecehan Gatot Brajamusti berusia dalam rentang umur 14 hingga 16 tahun selama periode tahun 2007 hingga 2015

Elza Sebut Diduga Ada Ratusan Anak di Bawah Umur Jadi Korban Pelecehan Seksual Aa Gatot
Fransiskus Adhiyuda/Tribunnews.com
(Ki-Ka) Pengacara CT Ronny Sapulette, Ketua KPAI Asrorun Ni'am Sholeh , Pengacara Korban Elza Syarif, Anggota KPAI Titik Haryati saat memberikan keterangan usai pengaduan korban dugaan kejahatan seksual di Kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (13/9/2016). Tim Pengacara Elza Syarief melaporkan dugaan kejahatan seksual yang dilakukan oleh Gatot Brajamusti selama peride 2007 hingga 2015. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengacara Elza Syarief mengatakan kurang lebih ada seratusan korban kejahatan seksual yang dilakukan oleh Gatot Brajamusti selama periode tahun 2007 hingga 2015.

"Sangat Banyak, lebih dari seratus korban. Namun yang kami laporkan baru delapan orang, karena rata-rata korban belum siap," ungkap Elsa saat melapor ke Kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI),  Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (13/9/2016).

Elsa juga mengatakan korban pelecehan Gatot Brajamusti berusia dalam rentang umur 14 hingga 16 tahun. 

"Korban yang kami laporkan semuanya perempuan dan berusia 14 hingga 16 tahun," lanjut Elsa.

Elza juga mengimbau kepada korban maupun keluarga korban Gatot Brajamusti untuk ikut melapor dan dirinya menjamin identitas korban akan dirahasiakan.

"Mengimbau untuk korban atau keluarga untuk ikut melaporkan. Nantinya identitas korban tidak akan diketahui publik," ungkapnya.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas