Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kasus Gatot Brajamusti

Pesan Angelina Sondakh Buat KPAI

Angelina Sondakh minta masyarakat peduli pada anak-anak yang pernah berada di bawah asuhan Gatot Brajamusti.

Pesan Angelina Sondakh Buat KPAI
Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy
Perwakilan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) sambangi rumah tahanan (rutan) negara kelas II A, Pondok Bambu, Jakarta Timur, Kamis (15/9/2016). Tujuannya untuk bertemu Angelina Sondakh, ibu tiri dari anak-anak Reza Artamevia yang diduga juga menjadi korban dari pengaruh Gatot Brajamusti. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Angelina Sondakh minta masyarakat peduli pada anak-anak yang pernah berada di bawah asuhan Gatot Brajamusti.

Maksud Angie, agar tidak ada lagi korban anak seperti delapan orang yang telah meminta perlindungan kepada KPAI atas tindakan kejahatan seksual dan narkotika yang dilakukan Gatot Brajamusti.

Hal tersebut diungkapkan oleh Dr Titik Haryati, M.Pd, komisioner bidang kesehatan, narkotika, dan napza, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), usai bertemu Angelina Sondakh di rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur.

"Jadi setelah diskusi dengan Ibu Angie, beliau meminta kita semua untuk peduli tentang anak-anak ini, tidak hanya anak yang terkena GB tapi semua anak yang butuh perlindungan terutama pada ketergantungan narkoba dan napza," ungkapnya.

Pihak KPAI pun menyambut baik pesan Angie yang ternyata sesuai dengan tujuan KPAI.

"KPAI akan betul-betul mencari suatu upaya agar anak-anak Indonesia sehat dan tidak ketergantungan atau tidak menyalahgunakan narkoba intinya untuk mendukung semuanya," imbuhbya.

Berdasarkan penuturan pihak KPAI tindakan yang mereka lakukan ini sesuai dengan ketentuan perundang-undangan perlindungan anak, bahwa tiap anak harus mendapat perlindungan dari penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya.

Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas