Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kasus Gatot Brajamusti

KPAI Ingin Bantu Anak-anak Reza Artamevia Dapatkan Hak Dasar

Anak Reza Artamevia Terlantar Sejak Sang Ibu Digrebek Polisi

KPAI Ingin Bantu Anak-anak Reza Artamevia Dapatkan Hak Dasar
Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy
Perwakilan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) sambangi rumah tahanan (rutan) negara kelas II A, Pondok Bambu, Jakarta Timur, Kamis (15/9/2016). Tujuannya untuk bertemu Angelina Sondakh, ibu tiri dari anak-anak Reza Artamevia yang diduga juga menjadi korban dari pengaruh Gatot Brajamusti. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktris dan politisi, Angelina Sondakh mengaku dapat merasakan ada perubahan secara psikologis yang dialami anak-anaknya.

Hal itu ia rasakan meski saat ini sedang menjalani masa tahanan di rutan Pondok Bambu.

Angelina menuturkan itu kepada Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Ni'am yang Kamis siang kemarin (16/9/2016) menyambangi Angelina Sondakh di rutan negara klas II A, Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Perubahan itu, kata Niam, lebih terasa usai tertangkapnya Reza Artamevia saat menggelar pesta sabu di Mataram,  Nusa Tenggara Barat, Minggu (28/8/2016).

"Ya (perubahan psikologis) sedikit banyak pasti ada ya. Apalagi setelah kejadian di NTB, yang awalnya memiliki tempat tinggal untuk proses pemenuhan hak dasarnya, setelah terjadi kasus di NTB dia harus pindah," ujar ketua KPAI,

Mendengar hal tersebut KPAI lantas ingin membantu anak-anak itu untuk mendapatkan hak dasar anak mereka.

"Hal tersebut bisa mengganggu proses tumbuh kembang anak jika tidak ditangani dengan cepat," ujar Asrorun.

Untuk lebih memastikan hak-hak dasar anak apalagi yang tidak dapat dipenuhi pengasuh sementara anak-anak itu, pihak KPAI akan mengumpulkan informasi dari keluarga terdekat almarhum Aji Massaid.

Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas