Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Sys NS: Kalau Disuap Lalu Memilih yang Beri Suap, Dosa Dunia Akhirat

"Dosa. Kalau disuap, lalu memilih yang memberi suap, dosa dunia akhirat, dia akan dilaknat di neraka. Ingat itu," tuturnya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Regina Kunthi Rosary
zoom-in Sys NS: Kalau Disuap Lalu Memilih yang Beri Suap, Dosa Dunia Akhirat
Regina Kunthi Rosary/Tribunnews.com
Sys NS ditemui di Hotel Bidakara, Jakarta, baru-baru ini. 

Sys NS: Saya Harap Orang Memilih Jangan Karena Disuap

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Regina Kunthi Rosary

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktor Raden Mas Haryo Heroe Syswanto Ns Soerio Soebagio alias Sys NS berharap warga memilih calon gubernur dan wakil gubernur dalam Pilgub DKI Jakarta mendatang bukan lantaran disuap.

"Saya harap, orang memilih jangan karena disuap, jangan karena apa. Dosa. Kalau disuap, lalu memilih yang memberi suap, dosa dunia akhirat, dia akan dilaknat di neraka. Ingat itu," tuturnya.

Ketika itu ia ditemui usai menyaksikan langsung Debat Publik Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta tahun 2017 putaran kedua di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan.

Sementara itu, terkait debat putaran kedua tersebut, menurut Sys NS, semakin terlihat perbandingan antara para pasangan calon yang dapat dinilai oleh warga DKI Jakarta.

"Jelas sekali perbandingannya, perbedaannya, pengalamannya, yang mana yang baik dan buruk. Jelas sekali semuanya dan warga Jakarta, saya pikir, sudah sangat cerdas, hatinya waras. Jadi, dia akan memilih yang baik dan benar," ujar Sys NS.

Rekomendasi Untuk Anda

Dirinya pun mengatakan akan kembali menghadiri debat berikutnya untuk menyaksikan kebolehan pasangan calon yang didukungnya, yakni Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat, dalam memaparkan visi dan misi.

"Insya Allah, datang lagi, menyaksikan kehebatan-kehebatan orang-orang yang hebat. Hebat benaran karena cerdas, hebat benaran karena sirik, hebat benaran karena jahat. Jadi, kelihatan sekali mana orang pintar, mana orang keminter, mana orang yang nggak benar," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas