Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Siapa Pun yang Terpilih Memimpin Jakarta, Komedian Ini Berharap Programnya Terelaisasi

Stand Up Komedian Mongol Stres menyampaikan harapannya pada pasangan cagub dan cawagub yang terpilih memimpin Jakarta kelak.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fitri Wulandari
zoom-in Siapa Pun yang Terpilih Memimpin Jakarta, Komedian Ini Berharap Programnya Terelaisasi
TRIBUNNEWS.COM/FITRI WULANDARI
Suasana nonton bareng debat terakhir cagub-cawagub DKI yang digelar di posko pemenangan Ahok-Djarot di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/2/2017). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Stand Up Komedian Mongol Stres menyampaikan harapannya pada pasangan cagub dan cawagub yang terpilih memimpin Jakarta kelak.

Disela aktivitasnya menghibur relawan pendukung Ahok-Djarot dalam acara nonton bareng debat cagub-cawagub DKI, ia berharap agar pasangan calon (paslon) yang terpilih nantinya bisa segera merealisasikan program yang dijanjikan pada jutaan warga DKI.

"Ok buat siapapun ya paslon satu, paslon dua, paslon tiga, kalau anda udah terpilh jadi gubernur DKI Jakarta, realisasikanlah program anda," ujar Mongol, saat ditemui di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/2/2017).

Selain itu, paslon yang terpilih bissa membuat ibukota aman dan damai.

"Siapapun yang jadi gubernur DKI Jakarta besok, yakinkan diri anda bahwa DKI Jakarta kita harus damai," tegas Mongol.

Komedian yang berasal dari Manado itu pun menegaskan dirinya tidak mau kedamaian di ibukota tergadaikan oleh kepentingan yang memicu keributan dan hal negatif lainnya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Jangan ada ribut, jangan ada bakar-bakaran, jangan ada macem-macem, pokoknya Jakarta damai," jelas Mongol.

Lebih lanjut ia pun menuturkan, jika paslon terpilih bekerja sesuai koridor dan tidak melanggar aturan, maka orang seperti dirinya yang merupakan seorang warga, tentunya akan mematuhinya.

Namun bila yang terjadi itu tidak sesuai harapan dan melanggar aturan, maka dirinya hanya mengingatkan agar paslon yang terpilih harus siap dibully di media sosial.

"Selama program anda itu berjalan dalam koridor, kami akan patuh, tetapi kalau nggak, (anda akan) habis (dibully) di media sosial," tegas Mongol.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas