Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Seleb
LIVE ●

Jadi Janda di Usia 18 Tahun, Anak Sunan Kalijaga Curhat Begini

Baru mengecap indah rumah tangga selama tiga bulan bersama Taqy Malik, anak pengacara Sunan Kalijaga yakni Salma Fina harus rela bercerai.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Nurul Hanna
zoom-in Jadi Janda di Usia 18 Tahun, Anak Sunan Kalijaga Curhat Begini
TribunStyle/kolase
Salmafina dan Taqy Malik 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurul Hanna

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Baru mengecap indah rumah tangga selama tiga bulan bersama Taqy Malik, anak pengacara Sunan Kalijaga yakni Salma Fina harus rela bercerai.

Ia pun lantas menjadi janda di usianya yang terbilang muda, yakni 18 tahun. Ia pun mencurahkan perasaannya.

Salma mengaku sempat merasa kebingungan, soal masa depannya serta statusnya yang kini menjadi seorang janda.

"Ada masa masa di saat aku bertanya pada diri sendiri 'lalu sekarang aku harus apa?'

'Masa depanku bagaimana?'

Apakah aku benar benar harus menyandang status janda muda?', tulis Salma Fina ke dalam sebuah catatan, yang ia unggah ke akun Instagramnya @salmafinasunan, Jumat (12/1/2018).

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: Ditawari Bawakan Jingle Gus Ipul-Puti Soekarno, Via Vallen Mengaku Ogah Ikutan Politik

Dalam tulisan tersebut pula, Salma mengakui tak jarang ia menangis saat mengingat keadaan rumah tangganya.

Bahkan, ia masih terus bertanya kepada diri sendiri mengapa sederet kejadian tak mengenakkan harus ia alami di kehidupan rumah tangganya.

"Semua pertanyaan diri diatas sempat terngiang di kepala dan tak bisa kutepis tanpa tangisan bahkan sampai saat ini kadang pertanyaan terakhir masih sering muncul di kepala yang berujung air mata," tulis dia.

Namun di akhir tulisan, Salma menyadari bahwa ia sebaiknya tetap tegar dan mengambil pelajaran dari masalah di kehidupannya.

Ia mengatakan, ada dua alasan mengapa seseorang hadir di kehidupannya.

"Semakin lama aku semakin mencoba meyakinkan diriku bahwa ini lah jalan yang Allah berikan, sejatinya manusia datang sebagai dua pilihan, untuk menjadi pelajaran atau menjadi kebahagiaan. Ternyata pertemuan aku dengannya hanya sebatas pelajaran walaupun tak bisa dipungkiri ada kebahagiaan di dalamnya. Semakin lama semakin bisa berdamai dengan kekeruhan yang ada, semakin lama semakin yakin dengan keputusan yang ada," tulisnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas