Tribun Seleb

Keinginan Putri Marino Bersalin di Bali Terkendala

Seiring waktu, perut bintang film Putri Marino (24) semakin membesar. Usia kehamilannya bertambah tua, masuk trimester kedua.

Editor: Willem Jonata
Keinginan Putri Marino Bersalin di Bali Terkendala
Grid.ID/Rissa Indrasty
Putri Marino memenangkan salah satu penghargaan di IMAA Awards 2018. 

TRIBUNNEWS.COM - Seiring waktu, perut bintang film Putri Marino (24) semakin membesar. Kehamilannya masuk trimester kedua.

Namun, perempuan yang dinikahi aktor Chicco Jerikho pada 3 Maret 2018 di Bali, ini enggan membocorkan jenis kelamin janinnya.

"Apa ya? Menurut kalian?" ucap Putri Marino seraya tertawa ketika ditemui disela-sela acara Indonesian Movie Actors Award (IMAA) 2018, di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (4/7/2018) malam.

Putri yang mengenakan busana hitam itu datang sendirian. Alasannya, sang suami sedang di Yogyakarta mengurusi kedai kopi.

Bintang film Posesif, Mau Jadi Apa, dan Jelita Sejuba itu mengaku ingin melahirkan di Bali, tempat dia dilahirkan dan dibesarkan dan banyak keluarga tinggal di Pulau Dewata.

"Penginnya lahiran di Bali karena kan memang keluargaku di Bali. Aku besar di Bali," ucapnya.

Wanita kelahiran Agustus 1993 itu juga ingin melewati proses lahiran lewat cara waterbirth. Alasannya, agar kelahiran anaknya bisa lebih natural.

"Pengin banget yang waterbirth karena aku percaya aja sih maksudnya kalau waterbirth, kayak anaknya bakal jadi kayak lebih nature, kayak gitu kan," ucapnya.

Namun, Putri harus mengubur impiannya melahirkan di Bali lantaran kesibukannya. Ia tidak bisa terbang ke tanah kelahirannya saat melahirkan nanti.

"Cuma karena kondisi juga sekarang enggak memungkinkan buat terbang. Akhirnya ya sudahlah di Jakarta aja. Paling mama yang bakal ke Jakarta," katanya.

Menurut Putri, bayinya kemungkinan akan dilahirkan pada tahun ini juga, tahun 2018. Namun, dia enggan menyebutkan bulan pastinya.

"Lahirannya sih rencananya tahun ini, kayak masih simpang siur sih maksudnya. Dokternya juga masih bingung juga mau kapan," tuturnya.

Selain waterbirth, dia masih memilih cara melahirkan lainnya yakni cara normal dan caesar.

"Kalau cesar kan bisa pilih tanggal gitu kan. Jadi didoakan saja semoga entar persalinannya lancar, baby-nya sehat," ujar Putri Marino.(*)

Berita ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul "Alasan Sibuk, Putri Marino Kubur Impian Melahirkan di Bali"

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
  Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas