Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Empat Fakta Sosok Mendiang S Darsih yang Dikagumi Erwin Gutawa

S Darsih merupakan juara pertama wanita Lagu Krontjong Bintang Radio 1959 dan 1960 yang merupaka ajang bergengsi saat itu

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Eko Sutriyanto
zoom-in Empat Fakta Sosok  Mendiang S Darsih yang Dikagumi Erwin Gutawa
ist
Erwin Gutawa dan Harry Kiss, putra S Darsih yang juga ayah Vidi Aldiano 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komposer Erwin Gutawa memberikan pujian pada sosok S Darsih yang merupakan legenda musik keroncong Indonesia.

Ini ditunjukan di akun Instagram milik Erwin Gutawa.

Lantas siapa sih sosok S Darsi?

1. Legenda penyanyi keroncong

S Darsih, seorang Legenda Musik Indonesia, khususnya untuk musik kroncong dan langgam jawa.

Baca: Terungkap Pekerjaan Suami Tania Nadira, Abdulla Alwi, Hingga Bisa Gelar Prosesi Pernikahan Mewah

Ia adalah Juara pertama wanita Lagu Krontjong’ Bintang Radio 1959 dan 1960,

2. Nenek Vidi Aladiano

Rekomendasi Untuk Anda

Tapi tidak banyak yang tahu, cucu Darsih mewarisi dunia tarik suaranya.

Ya, penyanyi Vidi Aldiano adalah cucu legenda penyanyi keroncong.

Vidi Aldiano saat ditemui di sela pembuatan video klip ‘Ready For Love’ di kawasan Gunawarman, Jakarta Selatan, Selasa (30/7/2019).
Vidi Aldiano saat ditemui di sela pembuatan video klip ‘Ready For Love’ di kawasan Gunawarman, Jakarta Selatan, Selasa (30/7/2019). (Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy)

3. Pernah Rekaman saat Usia 75 Tahun 

“Nyanyian ini direkam dengan iringan orkes kroncong asli di tahun 2012 ketika beliau berumur 75 tahun (S.Darsih wafat th 2013).

Dengan data vocal suara tsb, saya memberi interpretasi baru, rasa ‘orkestra simfonik’ untuk iringan musiknya.

"Lagu puitis dengan interval nada yang indah ini berjudul ‘Dibawah Sinar Bulan Purnama’ di ciptakan oleh Maladi sekitar tahun 1940 an,” kata Erwin.

4. Kembali Di'Hadirkan' Erwin Gutawa 

 Di akhir tulisannya, Erwin mengatakan bahwa menggali dan mempersembahkan kembali adalah satu cara menghargai karya tersebut.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas