Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Demi Kenangan Manis, Putra Uje dan Umi Pipik Pakai Parfum Sang Ayah

Tahun 2013 silam, umat Islam di Indonesia sempat dirundung duka atas meninggalnya salah satu pendakwah terbaik, Ustaz Jeffry Al Buchori

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Demi Kenangan Manis, Putra Uje dan Umi Pipik Pakai Parfum Sang Ayah
Tribunnews/JEPRIMA
Abidzar Al Ghifari anak pasangan Umi Pipik dan almarhum ustaz Jeffry Al Buchori saat ditemui pada pembuatan video klip single milik grup vokalnya di Kemang Icon, Jakarta Selatan, Sabtu (16/7/2016). 

TRIBUNNEWS.COM - Tahun 2013 silam, umat Islam di Indonesia sempat dirundung duka atas meninggalnya salah satu pendakwah terbaik, Ustaz Jeffry Al Buchori.

Ustaz Jeffry atau yang akrab disapa Uje mengalami kecelakaan tunggal saat mengendarai motor gede di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Berbagai dugaan penyebab kecelakaan Uje pun bermunculan, mulai dari mengantuk, menabrak pohon, hingga meninggal dalam keadaan menyetir.

Meninggalnya Uje secara mendadak ini tentu menimbulkan kesedihan yang mendalam, terutama untuk keluarganya.

Meski telah enam tahun berlalu, anak kedua Uje, Abidzar masih terus teringat akan sosok almarhum.

Bukan karena melihat fotonya, melainkan dari wangi parfumenya.

Rupanya, Abidzar sengaja menggunakan parfume yang sama dengan milik sang ayah agar terus teringat dengan sosoknya.

Rekomendasi Untuk Anda

Hal tersebut diungkapkan Abidzar saat menjadi bintang tamu di acara ‘Wow Banget’ Trans 7 yang diunggah di kanal YouTube Trans 7 Official (23/8/2019).

Selain mengingatkan pada sosok sang ayah, Abidzar mengaku memang suka dengan wangi parfume tersebut.

“Mungkin karena…Satu, memang gue suka parfumenya, sama baunya. Selalu ngingetin gue sama almarhum,” ujar Abidzar.

Abidzar masih kerap teringat sosok Alm. sang ayah
Abidzar masih kerap teringat sosok Alm. sang ayah (Kolase foto instagram.com/abidzar73)

Tidak hanya itu, wangi parfume tersebut juga seakan menjadi pengingat baginya agar tidak kebablasan dalam melakukan suatu hal.

“Kedua, jadi pengingat juga. Pada saat gue beraktivitas dan melewati batas, terus kecium kan aromanya, jadi inget lagi,” sambungnya.

Tak berhenti sampai di situ, barang-barang peninggalan Uje lainnya juga kerap mengingatkan Abidzar pada sang ayah.

“Mungkin ada helm, terus paling jaket motornya,” ucap Abidzar.

Bahkan, motor peninggalan Uje juga hampir digunakan kembali oleh Abidzar.

Sayangnya, sang ibu, Umi Pipik, melarang hal tersebut karena beberapa alasan.

“Tadinya motor yang bekas kecelakaan almarhum pengin gue pakai lagi kan. Tapi kata nyokap (Umi Pipik) nggak boleh.

Katanya, ‘Udah lah gak usah. Nanti keinget-inget’. Mungkin parno juga kali ya. Jadi sekarang ya motornya disimpan aja,” pungkas Abidzar.

Sumber: Nakita
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas