Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Amel Amara, Biduan yang Pernah Menjadi Kernet Metromini

Jalan hidup seseorang memang tidak pernah ada yang tahu, sebab selalu saja ada proses jatuh bangun yang mewarnai ketika ingin meraih sukses.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: FX Ismanto
zoom-in Amel Amara, Biduan yang Pernah Menjadi Kernet Metromini
TRIBUNNEWS.COM/IST
Amel Amara atau yang lebih dikenal dengan sapaan Amel, sebelum menjadi biduan dangdut terkenal pernah menjadi kondektur metromini jurusan Lebak Bulus-Blok M. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jalan hidup seseorang memang tidak pernah ada yang tahu, sebab selalu saja ada proses jatuh bangun yang mewarnai ketika ingin meraih sukses. Adalah Amel Amara atau yang lebih dikenal dengan sapaan Amel ini sempat merasakan pahit getirnya menjalani kehidupan di Ibukota.

Sebelum menjadi biduan kenamaan, Amel Amara  pernah menjadi kernet metromini. Kisah tersebut bermula setelah lulus Sekolah Menengah Atas (SMA), Amel bergegas merantau ke Jakarta dengan menumpang bus antar kota untuk menggapai impiannya jadi penyanyi dangdut.

Amel Amara atau yang lebih dikenal dengan sapaan Amel Toge.
Amel Amara atau yang lebih dikenal dengan sapaan Amel. (TRIBUNNEWS.COM/IST)

Rintangan tak mudah dilewati oleh perempuan yang pernah dibayar hanya Rp 10 ribu saja saat mentas di kampung halamannya dulu. Di Jakarta Amel Amara  tinggal sebatang kara. Dia tinggal di sebuah kamar kos kecil dikawasan Jakarta Selatan. Kegigihannya untuk meraih citacitanya membuat Amel menjadi pribadi yang kuat dan mandiri.

Urusan perut tak membuat Amel malu. Ia harus dapat uang demi perut dan bisa membayar sewa kamar kos.
"Minta uang sama siapa? Saya mau bekerja apa saja untuk mendapatkan uang yang halal. Pernah mau makan saja susah, sampai diberi makan sama tetangga," kata Amel.

Amel Amara atau yang lebih dikenal dengan sapaan Amel Toge.
Amel Amara atau yang lebih dikenal dengan sapaan Amel. (TRIBUNNEWS.COM/IST)

Beberapa pekerjaan sempat dilakoni oleh Amel Amara sebagai pendatang di Jakarta, mulai dari menjadi SPG (Sales Promotion Girl) produk rokok, pelayan toko, hingga kernet metromini.

“Satu tahun aku pernah menjadi kondektur metromini jurusan Lebak Bulus-Blok M,” kisah Amel.

30 ribu rupiah penghasilan yang didapat Amel waktu jadi kernet metromini. "Tidak banyak dapat 30 ribu juga sudah bersyukur bisa di celengin dan buat makan seadanya," tutur Amel.

Amel Amara atau yang lebih dikenal dengan sapaan Amel Toge.
Amel Amara atau yang lebih dikenal dengan sapaan Amel. (TRIBUNNEWS.COM/IST)
Rekomendasi Untuk Anda

Menjalani profesi sebagai kernet metromini adalah jawaban atas situasi pelik yang melilit kehidupan Amel saat itu.
"Karena saat itu saya bener-bener jatuh, saya dicaci maki yang punya kostsan karena saya sudah nunggak bayar kostsan 3 bulan dan untuk makan pun saya dikasih sama tetangga kostan orang Manado dan saat itu saya gak malu untuk jadi kenek karena hidup di Jakarta kita harus berani dan berjuang tidak semudah yang kita pikirkan," kisah Amel.

Perempuan muda, cantik namun harus berpanas-panasan menjadi kondektur metromini dilalui ikhlas oleh Amel. Berangkat subuh pulang sampai tengah malam sudah menjadi makanan hari-harinya.

Amel Amara atau yang lebih dikenal dengan sapaan Amel Toge.
Amel Amara atau yang lebih dikenal dengan sapaan Amel. (TRIBUNNEWS.COM/IST)

“Tidak semua perempuan bisa seperti aku. Aku tidak putus asa dan selalu berusaha. Pernah ada yang bertanya kenapa aku mau menjadi kondektur metro mini, aku menanggapi santai karena menjadi kondektur adalah pekerjaan yang halal,” ujar pelantun single 'aku pamit' itu.

Seperti diketahui Amel Amara sudah mulai meramaikan panggung di kampung halamannya saat masih berusia 17 tahun. “Kalau ada orang bertanya, kamu mau jadi apa? Aku selalu bilang mau menjadi penyanyi dangdut,” kata Amel yang mengagumi si ratu dangdut, Elvi Sukaesih.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas