Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Debat dengan Budiman Sudjatmiko, Rocky Gerung Pernah Anti FPI: Gua Pernah Berkelahi dengan Munarman

Rocky Gerung mendukung perpanjangan izin FPI (Front Pembela Islam). Hal itu diungkapkan melalui acara acara Talk Show Rosi Kompas TV.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Debat dengan Budiman Sudjatmiko, Rocky Gerung Pernah Anti FPI: Gua Pernah Berkelahi dengan Munarman
Tangkap Layar kanal YouTube Kompas TV
Pengamat politik Rocky Gerung mendukung perpanjangan izin FPI (Front Pembela Islam). Hal itu diungkapkan melalui acara acara Talk Show Rosi Kompas TV pada Kamis (28/11/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Pengamat politik Rocky Gerung mendukung perpanjangan izin FPI (Front Pembela Islam).

Kendati demikian, Rocky Gerung mengaku sempat anti dengan FPI.

Hal itu diungkapkan melalui acara acara Talk Show Rosi Kompas TV pada Kamis (28/11/2019).

 Debat soal FPI, Ini Balasan Rocky Gerung saat Dia Disebut Budiman Bisa Makan Kepalanya Sendiri

Hal itu bermula dari ungkapan Anggota DPR fraksi PDIP, Budiman Sudjatmiko yang mengatakan bahwa Front Pembela Islam (FPI) selama ini telah melakukan tindak kekerasan kepada seseorang yang dinilai bertentangan dengan kelompoknya.

Bahkan Budiman menggambarkan kekerasan FPI itu dalam kata 'pentungan' yang berarti alat pemukul.

"FPI itu bukan ide, FPI itu sudah, FPI itu ide yang sudah mewujud menjadi pentungan," kata Budiman.

Budiman melanjutkan, bentuk kekerasan yang dilakukan FPI bisa saja ketika mereka marah melihat seseorang meminum wine (sejenis minuman keras).

Rekomendasi Untuk Anda

"Ketahuan Anda meminum wine, FPI adalah sebuah ide yang sudah menjadi pentungan dan bisa dipakai untuk memukul Anda ketika mereka mengetahui Anda minum wine."

"Dia sudah menjadi pentungan, dia sudah menjadi kawat berduri," ujar Budiman keras.

Lantas, Budiman menilai bahwa kini FPI sudah bertindak layaknya polisi moral yang bertugas menghakimi orang-orang yang dianggap melakukan pelanggaran moral.

>>> Halaman Selanjutnya

Sumber: TribunWow.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas