Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun Seleb

Kerabat Dekat Bantah Medina Zein Postitif Narkoba: Berita di Media Itu Bohong

Medina Zein kini dikabarkan postif menggunakan narkoba, menanggapi hal ini kerabar dekat Medina membantah kabar tersebut melalui akun Instagramnya.

Penulis: Isnaya Helmi Rahma
Editor: Ayu Miftakhul Husna
zoom-in Kerabat Dekat Bantah Medina Zein Postitif Narkoba: Berita di Media Itu Bohong
Instagram Medina Zein
Medina Zein Terseret Kasus Narkoba 

TRIBUNNEWS.COM - Nama pengusaha Medina Zein kini tengah menjadi sorotan publik usai terseret dalam kasus narkoba sang kakak ipar, Ibra Azhari.

Medina yang diamankan pada Minggu (29/12/2019), dinyatakan positif menggunakan narkoba jenis amphetamin oleh pihak kepolisian.

Sontak ini menjadi perhatian khusus terutama dari pihak keluarga dan kerabat dekat Medina.

Satu diantaranya, yakni Life Coach Fanny Lara Ambadar.

Fanny langsung membantah kabar bahwa Medina postif menggunakan obat-obatan terlarang.

Kerabat dekat Medina ini menyebut semua berita di media adalah suatu kebohongan.

Fanny Lara Ambadar, orang dekat dari Medina Zein, mengatakan berita-berita di media soal Medina adalah bohong.
Fanny Lara Ambadar, orang dekat dari Medina Zein, mengatakan berita-berita di media soal Medina adalah bohong. (Instagram @medinazein)

Ia mengaku mendapatkan kabar langsung dari Medina bahwa adik ipar Ibra Azhari ini bukan positif narkoba melainkan obat dari dokter.

Berita Rekomendasi

Hal ini ia sampaikan melalui akun Instagram miliknya, @fannylarambadar.

Fanny menuliskan keterangan panjang terkait kebenaran yang ia temukan tentang kasus Medina Zein di Instagram stories-nya.

"Alhamdulillah!!!! baru dapet kabar dari Medina nya sendiri bahwa semua berita-berita di media itu BOHONG," tulis Fanny.

"Medina HANYA positif HAPPY 5 itu obat yang dokter kasih. Bukan Narkoba," lanjut tulisannya.

Fanny kemudian menghimbau publik agar tidak mudah percaya dengan informasi yang tersebar di media.

"Makanya jangan gampang percaya sama berita-berita di media," tulis Fanny.

s
Bantahan Fanny soal kabar Medina Zein yang positif narkoba (instagram/@fannylarambadar)

"FITNAH itu lebih kejam daripada pembunuhan katanya," lanjut tulisan Fanny.

Kerabat dekat Medina ini juga meminta agar publik yang telah memberikan komentar-komentar jahat kepada media untuk segera meminta maaf.

"Astagfirullah!! yang udah Pada ngebully buruan minta maaf deh sana ama Tuhan, ama Medina n ama diri sendiri udah kemakan omongan gosip!" tulis Fanny.

Sebelumnya, Fanny juga sempat mengunggah video di Instagram Stories-nya.

Dalam video itu, ia mengajak warganet untuk mendoakan Medina agar dapat melalui masalah ini.

Karena menurutnya, saat ini yang terpenting bukan terkait masalah positif menggunakan narkoba atau tidak.

"Anyways semuanya doain untuk Medina semoga kasusnya cepat selesai, dan Medina bisa bangkit lagi," ujar Fanny.

"Dia adalah cewek yang kuat, baru mau 27 tahun aja Medina sudah penuh cobaan, sudah pernah melewati segala macem (masalah)," imbuhnya.

"Jadi apakah dia positif narkoba atau enggak, dan itu enggak penting. Bukan itu isu yang terpentingnya dan itu enggak ada hubungannya sama kita sama sekali," imbuhnya.

z
Fanny memberikan tanggapannya soal kasus Medina Zein (Instagram/@fannylarambadar)

Diketahui, sebelumnya Medina telah diamankan oleh pihak kepolisian pada Sabtu (28/12/2019).

Penahanan istri Lukman Azhari ini adalah pengembangan dari kasus narkoba yang menjerat Ibra Azhari.

Polisi menyebut, awalnya Medina diamankan untuk dimintai keterangan terkait kasus sang kakak ipar tersebut.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan, dirinya juga terbukti mengonsumsi barang haram itu.

Hal ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

Yusri mengatakan, pengusaha sekaligus selebgram, Medina Zein terbukti melakukan penyalahgunaan narkotika.

Hal ini diketahui setelah Medina menjalani pemeriksaan urine.

Dari hasil tes tersebut, ia positif mengonsumsi narkotika jenis amfetamin.

"Setelah kami melakukan pemeriksaan dan kami tes urine, positif mengandung amfetamin," ujar Yusri yang dikutip dari Kompas.com.

"Memang yang bersangkutan (Medina) pemakai," imbuhnya.

(Tribunnews.com/Isnaya Helmi Rahma, Kompas.com/Singgih Wiryono)

Sumber: TribunSolo.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas