Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Lucinta Luna Terjerat Narkoba

Lucinta Luna Sah Ganti Status Jenis Kelamin, Ajukan Bukti Surat Operasi di Thailand ke Pengadilan

"Namanya berubah dari Muhammad Fatah menjadi Ayluna Putri dan berdasarkan pertimbangan Hakim permohonan itu dikabulkan," lanjutnya.

Lucinta Luna Sah Ganti Status Jenis Kelamin, Ajukan Bukti Surat Operasi di Thailand ke Pengadilan
KOMPAS.com/Revi C Rantung
Lucinta Luna saat dalam jumpa pers di Polres Jakarta Barat, Kamis (13/2/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Selebriti Lucinta Luna menjadi orang pertama yang mengajukan permohonan pergantian status jenis kelamin di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Permohonan Lucinta Luna untuk mengganti jenis kelamin sudah disahkan pada 20 Desember 2019 oleh hakum tunggal Akhmad Jaini.

Humas PN Jaksel Achmad Guntur mengungkap permohonan pergantian status jenis kelamin itu terdaftar dalam nomor 1230/Pdt.P/2019/PN JKT.SEL tanggal 26 November 2019.

"Intinya adalah seseorang bernama Muhammad Fatah mengajukan permohonan ke pengadilan untuk mengubah (status jenis) kelamin sekaligus namanya," ujar Guntur di PN Jakarta Selatan, Kamis (13/2/2020).

"Namanya berubah dari Muhammad Fatah menjadi Ayluna Putri dan berdasarkan pertimbangan Hakim permohonan itu dikabulkan," lanjutnya.

Baca: Lucinta Luna Orang Pertama yang Ajukan Ganti Jenis Kelamin di PN Jaksel, Fatah Jadi Ayluna Putri

Untuk memperkuat permohonan pergantian jenis kelamin itu, Lucinta Luna kala itu melampirkan sejumlah barang bukti di antaranya KTP, Kartu Keluarga, dan sertifikat operasi dari dokter di Thailand.

"Ada keterangan di sini bahwa pernah melakukan operasi kelamin di Thailand," ungkap Guntur.

Lucinta sebelumnya terseret kasus hukum terkait penyalahgunaan obat terlarang.

Di luar perkara narkoba, ada masalah lain yang menjadi perdebatan publik, yakni soal jenis kelamin Lucinta. Polisi juga bingung.

Kepastian jenis kelamin penting dalam proses hukum seperti untuk penentuan lokasi penahanan.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Ifa Nabila
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas