Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Ingat Ceplas Ceplosnya, Jaja Miharja: Selamat Jalan Omas

Pelawak Jaja Miharja terlihat mendatangi rumah duka Omaswati, di kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Jumat (17/7/2020).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Ingat Ceplas Ceplosnya, Jaja Miharja: Selamat Jalan Omas
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Pelawak Jaja Miharja terlihat mendatangi rumah duka Omaswati, di kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Jumat (17/7/2020). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Arie Puji Waluyo

TRIBUNNEWS.COM, , DEPOK - Pelawak Jaja Miharja terlihat mendatangi rumah duka Omaswati, di kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Jumat (17/7/2020).

Jaja Miharja pun terlihat lemas ketika bertemu awak media.

Namun, ia berusaha tegar untuk melihat terakhir kali Omaswati sebelum dimakamkan.

Sesuadah melihat jenazah Omaswati, Jaja mengaku mendapatkan kabar wanita yang akrab disapa Omas itu meninggal pada Kamis (16/7/2020) malam.

"Tapi saya baru sempat datang kesini," kata Jaja Miharja.

Jenazah pelawak Omaswati (53) dimakamkan di TPU Pasar Cisalak, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Jumat (17/7/2020).
Jenazah pelawak Omaswati (53) dimakamkan di TPU Pasar Cisalak, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Jumat (17/7/2020). (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

Jaja mengatakan kalau ia sudah menganggap Omas sebagai adiknya sendiri, karena sangat dekat ketika ada dalam sebuah acara.

Rekomendasi Untuk Anda

"Dia (Omas) paling baik sama saya. Dia selalu nasehatin sama orangtua. Saya sangat kehilangan," ucapnya.

Jaja menegaskan kalau Omas adalah wanita yang sangat baik kepada semua orang, meski memiliki tutur kata yang tak semua orang menerimanya.

"Karena dia (Omas) kalau ngomong asal ceplas ceplos aja. Walaupun pakai bahasa Betawi, tapi dia nasehatin kita semuanya," jelasnya.

Tak hanya itu, Jaja Miharja tidak tau kalau Omaswati sakit parah. Karena selama bertemu, Omas tak pernah mengeluh sakit kepadanya.

Jaja Miharja menganggap kepergian Omaswati adalah takdir Allah SWT, dan ia hanya bisa mendoakan Omas dari jauh.

"Saya kehilangan sekali syok. Saya tidak ada firasat. Pokoknya, selamat jalan Omas," ujar Jaja Miharja.

Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas