Sama-sama Nyanyi di Jalan, Rian D'masiv Kampanye Masker, Musisi Bogor Protes Jam Malam
Rian Ekky Pradipta terlihat menyanyi di jalanan. Ternyata ia sambil kampanye masker. Hal yang sama dilakukan musisi di Bogor, hanya tujuannya berbeda.
Editor:
Anita K Wardhani
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Vokalis Band D'masiv, Rian Ekky Pradipta terlihat menyanyi di jalanan. Ternyata ia sambil kampanye masker. Hal yang sama dilakukan musisi di Bogor, hanya tujuannya berbeda.
dilibatkan dalam kampanye pemakaian masker dan membersihkan tangan di tengah Pandemi Covid-19. Rian dihadirkan langsung oleh Dirlantas Polda Metro Jaya.
Acara pembagian masker dan handsanitizer itu digelar di Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2020) sore.
Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo mengatakan bahwa ada 1.000 masker dan handsanitizer yang dibagikan dalam giat tersebut.
Baca: Satgas Covid-19 Puji Pemda Depok dan Bogor Berlakukan Jam Malam
Baca: Hindari Tertular Covid-19, Ahli Medis Sarankan Pakai Masker Saat Bercinta dengan Pasangan
"Kami berikan masker dan handsanitizer ini karena jumlah kasus Covid - 19 di DKI Jakarta masih tinggi," ucap Sambodo di lokasi.
Sementara itu Rian D'masiv mendukung kampanye tersebut. Hal itu agar warga tetap patuhi aturan protokol kesehatan selama pandemi Covid - 19.
Rian juga mengaku baru pertama kali menyanyi di jalan protokol ibu kota.
"Pandemi Covid - 19 ini semua kena dampak, kru musik kami juga. Intinya ayo kita bersAma-sama patuhi aturan pandemi Covid-19," ucapnya.
Selain itu salah satu pengendara Silaen menyambut positif kampanye itu.
Pengendara mobil itu mengaku cukup terkejut dengan adanya artis menyanyi di jalan raya ketika posisi lampu lalu lintas tengah merah.
Kemudian pembagian masker yang dilakukan polisi sangat positif terhadap pencegahan Covid-19.
"Semoga kita bisa melewati masalah virus ini. Jangan pernah menyepelekan virus ini," ucap Silaen.
Musisi Bogor Protes Jam Malam
Persatuan Musisi Bogor melakukan aksi protes kepada Pemerintah Kota Bogor terkait adanya pembatasan jam malam dan pembatasan jam operasional, Kamis (3/9/2020).
Aksi protes dilaksanakan di sekitar Tugu Kujang, Lawang Salapan dan Balaikota Bogor.
Dalam aksi tersebut para musisi meminta agar Pemerintah Kota Bogor mencari solusi atas dampak dari pembatasan jam malam dan jam operasional yang berimbas kepada pekerjaan musisi di Bogor yang sering mengisi musik di cafe dan resto saat malam hari.
Saat melakukan aksi di Balaikota Bogor para musisi menyanyikan beberapa lagu denagn diiringi petikan gitar dan saxsophone.
Panas terik matahari tidak menyurutkan semangat para musisi untuk menyampaikan aspirasinya.
Tak lama setelah melakukan orasi dan bermain musik perwakilan dari musisi pun melakukan mediasi atau diskusi bersama dengan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.
Koordinator aksi yang juga seorang vokalis yaitu Joker mengatakan bahwa pembatasan jam malam dan jam operasional berimbas pada para musisi yang kehilangan mata pencaharian.
"Karena sebagian besar para musisi bogor ini bekerja di jam jam malam, setelah jam kantor pulang kerja baru kita menghibur mereka di cafe atau resto, makanya kami di sini persatuan musisi Bogor meminta solusinya dengan cara apa jam malam tetap dijalani gimana musisi caranya bisa bekerja sampai peraturan itu dicabut," ujarnya.
(Wartakotalove.com/Desy Selviany/(Tribun Bogor/Lingga Arvian Nugroho)
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Kampanye Masker, Rian D'masiv Menyanyi di Jalan MH Thamrin,
dan di tribunnewsbogor.com dengan judul Sampaikan Aksi Protes, Musisi Bogor Nyanyi di Depan Kantor Bima Arya,