Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Keluarga Tak Bisa Besuk Selama Pandemi, Rey Utami Kemungkinan Segera Bebas dari Penjara Oktober 2020

Tersandung kasus 'Ikan Asin', Rey Utami dikabarkan segera bebas pada Oktober 2020, sudah tak bertemu keluarga selama pandemi

Keluarga Tak Bisa Besuk Selama Pandemi, Rey Utami Kemungkinan Segera Bebas dari Penjara Oktober 2020
Kolase TribunNewsmaker/Instagram Rey Utami
Rey Utami Kekeuh Ingin Berdamai dan Bertemu dengan Fairuz A. Rafiq, Sampai Tulis Surat Ucapkan Ini 

TRIBUNNEWS.COM - Rey Utami dikabarkan akan segera bebas.

Rey Utami adalah terpidana kasus Ikan Asin pada tahun 2019 lalu.

Dirinya ditahan bersama sang suami, Pablo Benua sera Galih Ginanjar.

Mereka membuat video yang diposting di akun Youtube channel Pablo Benua dan Rey Utami.

Konten video tersebut dianggap mencemarkan nama baik mantan istri Galih Ginanjar, Fairuz A. Rafiq.

Beredar kabar jika Rey Utami akan menghirup kebebasan pada Oktober 2020.

 Kuasa Hukum Ungkap Hubungan Rey Utami dan Pablo Benua, Masih Diam-diaman Tapi Sudah Tidak Ribut

 ALASAN Utama Pablo Benua Memilih Cerai dari Rey Utami, Malu Dimarahi di Depan Tahanan Lain

Galih Ginanjar menjalani sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019). Galih Ginanjar bersama Pablo Benua dan Rey Utami didakwa melakukan pencemaran nama baik Fairuz A Rafiq di media sosial dan dijerat dengan Pasal 27 Ayat 1, Ayat 3 Jo Pasal 45 Ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), serta pasal 310 dan pasal 311 KUHP dengan ancaman hukumannya lebih dari 6 tahun penjara.
Galih Ginanjar menjalani sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019). Galih Ginanjar bersama Pablo Benua dan Rey Utami didakwa melakukan pencemaran nama baik Fairuz A Rafiq di media sosial dan dijerat dengan Pasal 27 Ayat 1, Ayat 3 Jo Pasal 45 Ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), serta pasal 310 dan pasal 311 KUHP dengan ancaman hukumannya lebih dari 6 tahun penjara. (TribunNewsmaker.com Kolase/ Tribunnews/Herudin)

Hal tersebut dikonfirmasi oleh kuasa hukumnya, Rihat Hutabarat.

Namun hal tersebut masih kemungkinan saja.

"Menurut perhitungan semenjak dipenjara sejak Juli 2019 lalu, kemungkinan sih Oktober 2020 ini bebas," ucap Rihat saat dihubungi wartawan, Jumat (25/9/2020).

Rihat mengatakan sejauh ini dia belum bisa berkomunikasi dengan Rey Utami terkait kabar kebebasannya ini.

HALAMAN SELANJUTNYA ======>

Ikuti kami di
Editor: Talitha Desena Darenti
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas