Tribun Seleb

Kasus Jerinx SID

Larang Dokter Tirta Jadi Saksi, Jerinx Tuding Ketua IDI Bali Tak Hargai Persidangan

Jerinx SID mendapat kabar yang menyebut ketua IDI Bali, I Gede Putra Suteja, mengancam dan melarang dokter Tirta hadir sebagai saksi meringankan.

Penulis: bayu indra permana
Editor: Willem Jonata
Larang Dokter Tirta Jadi Saksi, Jerinx Tuding Ketua IDI Bali Tak Hargai Persidangan
Tribun Bali/Rizal Fanany
Terdakwa, I Gede Ari Astina alias Jerinx SID menjalani sidang saksi kasus dugaan pencemaran nama baik di Pengadilan Negeri Denpasar, Kota Denpasar, Bali, Selasa (13/10/2020). Sidang Jerinx kali ini untuk pertama kalinya digelar secara tatap muka. Tribun Bali/Rizal Fanany 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jerinx SID baru saja mendapat kabar yang menyebut ketua IDI Bali, I Gede Putra Suteja, mengancam dan melarang dokter Tirta hadir sebagai saksi meringankan dalam kasus ujaran kebencian yang menjeratnya.

Dalam persidangan pembacaan pledoi hari ini di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (10/11/2020), Jerinx SID lantas menuding ketua IDI Bali tak hargai persidangan.

Padahal dalam persidangan I Gede Putra Siteja mengaku tak ingim memenjarakan Jerinx, namun kepada dokter Tirta ia mengatakan tak akan memaafkan Jerinx.

"Ketika di sidang, beliau kan terpandang dalam adat Bali. Beliau di bawah sumpah, beliau tidak boleh bohong dan harus sejujurnya. Dalam sumpah beliau bilang kepada saya, beliau jawab tidak ingin memenjarakan saya," ujar Jerinx dalam sidang yang disiarkan live streaming, Selasa (10/11/2020).

Baca juga: Hadiri Sidang Pembacaan Pledoi Jerinx SID, Dokter Tirta Sampaikan Beberapa Poin Dukungannya

Baca juga: Jerinx Sebut Dokter Tirta Ingin Jadi Saksi Meringankan, Tapi Dapat Tekanan dari Ketua IDI Bali

Dokter Tirta Mandira Hudhi dalam acara konferensi pers di kantor Graha BNPB, Jakarta, Rabu (27/5/2020). Dokter Tirta menjelaskan maksud new normal.
Dokter Tirta Mandira Hudhi dalam acara konferensi pers di kantor Graha BNPB, Jakarta, Rabu (27/5/2020). Dokter Tirta menjelaskan maksud new normal. (YouTube BNPB Indonesia)

"Beliau juga bicara yang sama di media-media di luar kalau IDI tidak ingin memenjarakan Jerinx, beliau tahu saya orang baik. Tapi kenapa beliau tidak mau mediasi dan mengancam, menekan dokter Tirta yang ingin meringankan kasus saya," terangnya.

Baca juga: Janji Tak Buat Gaduh dan Bijak Gunakan Media Sosial, Ini Permintaan Jerinx SID Jika Divonis Bersalah

Perbedaan statemen yang dilakukan oleh ketua IDI Bali itu yang membuat Jerinx merasa bahwa ia tak mengahargai persidanga.

"Kan tidak singkron, apakah pantas dokter senior dan pemuka agama yang sudah disumpah untuk bersikap demikian, depan saya, dokter Tirta dan hakim berkata lain," tegas Jerinx.

Penggebuk drum band Superman Is Dead (SID), I Gede Ary Astina alias Jerinx menjalani sidang agenda pemeriksaan terdakwa kasus dugaan ujaran kebencian 'IDI Kacung WHO' di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (27/10/2020).
Penggebuk drum band Superman Is Dead (SID), I Gede Ary Astina alias Jerinx menjalani sidang agenda pemeriksaan terdakwa kasus dugaan ujaran kebencian 'IDI Kacung WHO' di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (27/10/2020). (Tribun Bali/Rizal Fanany)

"Jadi saya mohon yang mulia agar dijadikan pertimbangan karena itu menngindikasikan adanya pihak yang tidak menghargai persidangan drngan tidak berkata sejujurnya. Itu semua yang menjadi jawaban untuk hal yang memberatkan saya di tuntutan jaksa," jelasnya.

Jerinx mendapati fakta bahwa sahabatnya, dokter Tirta sudah berulang kali mengajak IDI Bali untuk melakukan mediasi dengan Jerinx. Namun ajakan dokter Tirta ditolak oleh ketua IDI Bali.

Bahkan dokter Tirta diancam oleh ketua IDI Bali agar tak ikut campur dalam kasus dugaan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik yang menjerat Jerinx.

Ikuti kami di

Wiki Terkait

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas