Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

JKT48 Terancam Bubar, Ini Curhat Pilu Shania Junianatha dan Haruka Nakagawa Dua Mantan Membernya

Dua mantan member JKT48 yakni Shania Junianatha dan Haruka Nakagawa ikut merespon pengumuman pengurangan member JKT48.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in JKT48 Terancam Bubar, Ini Curhat Pilu Shania Junianatha dan Haruka Nakagawa Dua Mantan Membernya
istimewa
Shania Junianatha dan Haruka Nakagawa dua mantan member tim J JKT48 ikut merespon pengumuman pengurangan member JKT48. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dua mantan member JKT48 yakni Shania Junianatha dan Haruka Nakagawa ikut merespon pengumuman pengurangan member JKT48.

Kedua mantan member tim J itu mengaku kaget dan sedih atas apa yang terjadi pada rumah lama mereka itu.

Melalui sosial media Twitter, Shania Junianatha mengungkapkan curaht pilunya dan mengaku sedih melihat JKT48 berada di masa sulit.

Ia sadar bahwa tempat ia berkarir dulu harus melakukan yang terbaik agar terhindar dari kemungkinan terburuk yaitu bubar.

"Denger cerita orang-orang selama masa pandemi tuh beneran sedih. Denger kabar rumah aku (JKT48) dulu kena imbas juga, jadi mellow banget," tutur Shania Junianatha dalam Twitternya, Selasa (10/11/2020).

"Bener-bener jadi sadar ya di tempat kita sekarang berpijak tuh bener-bener harus lakuin yang terbaik, karena kita gatau hari esok akan seperti apa #KamiBersamaJKT48," lanjutnya.

Baca juga: Cari Kegiatan di Masa Pandemi, Haruka Nakagawa Mengecat Rumah, Diakuinya Bikin Bahagia

Baca juga: Agar JKT48 Tak Bubar, Bertahan Saat Pandemi, Manajemen Kurangi Member dan Staff, Siapa yang di PHK?

Shania Junianatha dan Haruka Nakagawa dua mantan member tim J JKT48 ikut merespon pengumuman pengurangan member JKT48.
Shania Junianatha dan Haruka Nakagawa dua mantan member tim J JKT48 ikut merespon pengumuman pengurangan member JKT48. (istimewa)
Rekomendasi Untuk Anda

Haruka Nakagawa juga mengungkapkan kesedihannya atas apa yang terjadi pada JKT48 saat ini.

Dengan bijak member yang ditransfer dari AKB48 pada tahun 2012 itu mengatakan tak perlu menyalahkan siapapun atas kejadian ini. Ia mengajak semua orang untuk terus semangat dan mendukung JKT48.

"Semua orang kena pandemi, JKT48 pun kena juga. Itu bukan salah siapa-siapa," tutur Haruka Nakagawa.

"Aku cuma bisa ngomong, semua tetap semangat!! Percaya aja semoga semua ini terbaik buat kedepan rumah aku tetap di theater JKT48. #KamiBersamaJKT48," jelasnya.

Baca juga: JKT48 Terancam Bubar, Kena Dampak Pandemi Covid-19, Ini Penjelasan Lengkap Melody Sang Manajer

Melody Nurramdhani Laksani selaku GM Theater JKT48 saat memberikan pengumuman terkait masa depan JKT48 di channel YouTube official JKT48.
Melody Nurramdhani Laksani selaku GM Theater JKT48 saat memberikan pengumuman terkait masa depan JKT48 di channel YouTube official JKT48. (Istimewa)

Pengumuman Resmi Melody
Secara mengejutkan Melody Nurramdhani Laksani selaku General Manajer Theater JKT48 mengumumkan untuk melakukan pengurangan member dan staff.

Hal itu dilakukan karena JKT48 saat ini merugi akibat pandemi Covid-19.

Beberapa kegiatan dan event tak bisa dilaksanakan sepanjang tahun ini.
Saat ini member JKT48 termasuk dengan tim trainee berjumlah 70 orang, sementara staff JKT48 berjumlah 50 orang.

"Setelah berdiskusi terus menerus, ada satu cara agar JKT48 terus bertahan, cara itu adalah pengurangan jumlah member dan staff JKT48, agar group ini tidak bubar," ucap Melody Nurramdhani Laksani dalam channel YouTube JKT48, dikutip Rabu (11/11/2020).

"Kami berencana melakukan perubahan dalam skala besar, atau restrukturisasi dalam group ini. Dan ini adalah keputusan yang sangat berat," ungkapnya.

Melody membeberkan bahwa saat ini JKT48 akan memulai semuanya seperti dari awal lagi karena secara bisnis idol group tersebut mengalami banyak kerugian.

"Tapi kami tak punya pilihan lain selain membangun semuanya dari awal, mengenai member dan rencana selanjutnya akan kami sampaikan lebih lanjut," terangnya.

Melody menjelaskan keputusan menejemen untuk tidak membubarkan JKT48 karena idol group tersebut memiliki tujuan yang jelas, yakni memberikan energi positif untuk para fans.

Meskipun dalam kondisi yang sulit sekalipun, JKT48 ingin tetap memberikan energi positif yang sangat dibutuhkan di masa pandemi Covid-19 ini.

"Di tengah tekanan tersebut, kami terus menerus berpikir tentang arti dari keberadaan group ini. Pada akhirnya kami sampai pada kesimpulan bahwa kami ada untuk memberikan energi dan semangat untuk orang-orang di Indonesia," tutur Melody.

"Justru di masa pandemi inilah kami harus hadir memberikan semangat agar orang-orang bisa mengangkat kepala dari keterpurukan dan terus berjuang untuk masa depan," terangnya.

Usai pengumuman tersebut diunggah menejemen JKT48, tagar #KamiBersamaJKT48 menjadi tranding di Twitter.

Beberapa member dan mantan member menyampaikan perasaan mereka setelah mendengar hal tersebut. Tak sedikit yang mengaku menangis setelah mendengar kabae mengejutkan itu.

Idol group JKT48 bersama tim produksi Rapsodi usai jumpa pers di JKT48 Theater, Senayan, Jakarta, Rabu (22/1/2020).
Idol group JKT48 terancam bubar karena pandemi covid-19

Profil Singkat JKT48
JKT48 adalah grup idola pertama asal Indonesia ini dibentuk pada tahun 2011.

JKT48 adalah idol group saudari bentukan 48Group (Vernalossom Co., Ltd./Kabushiki-gaisha Vernalossom) bermitra dengan PT. Dentsu Inter Admark Media Group Indonesia (sebagai agensi dan manajemen penaung) yang pertama di Asia Tenggara.

JKT48 merupakan grup saudari AKB48 yang pertama yang berada di luar Jepang.

Mengadopsi konsep AKB48 yaitu "Idol Who Comes to Meet You".

JKT48 mengadakan pertunjukan rutin hampir setiap hari di Theater JKT48, lantai 4 mal fX Sudirman, Jakarta.

JKT48 sempat menerima transfe dari grup saudara AKB48.

Perombakan besar dalam susunan anggota AKB48 diumumkan pada malam pertama konser grup AKB48 di Tokyo Dome, 24 Agustus 2012. Anggota AKB48 ditransfer ke grup-grup saudari atau ke luar negeri. Haruka Nakagawa dan Aki Takajo ditransfer sebagai anggota JKT48.

Keduanya berasal dari Tim A, Nakagawa dari generasi ke-3 dan Takajo dari generasi ke-6.

Haruka Nakagawa memiliki unit bernama Watarirouka Hashiritai 7, dan berpengalaman sebagai anggota senbatsu pada singel Heavy Rotation dan Chance no Junban. Aki Takajo memiliki unit bernama French Kiss, dan telah berulang kali menjadi anggota senbatsu.

Pada pemilihan umum senbatsu untuk singel ke-27 yang diadakan tahun 2012, namanya berada di urutan ke-17.

Aki Takajo dan Haruka Nakagawa tampil untuk pertama kalinya bersama para anggota JKT48 dalam siaran langsung di televisi Indonesia pada 17 November 2012 dalam acara Dahsyat di RCTI.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas