Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Rilis Single Keempat, Papua Original Sasar Segmentasi Milenial

PAPUA ORIGINAL, grup musik yang telah berdiri sejak tahun 2005 kembali merilis single keempat berjudul "Status".

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Willem Jonata
zoom-in Rilis Single Keempat, Papua Original Sasar Segmentasi Milenial
istimewa
Papua Original 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PAPUA ORIGINAL, grup musik yang telah berdiri sejak tahun 2005 kembali merilis single keempat berjudul "Status".

Jika sebelumnya Papua Original dikenal dengan genre etnic groove (perpaduan musik tradisi dan modern), single kali ini justru menghadirkan nuansa nasional.

“Saat ini kami ingin mencoba untuk membuat single yang lebih ke nuansa nasional yang segmentasinya ke anak-anak milenial. Oleh sebab itu munculah single terbaru kami yang berjudul Status,” ujar Etho, vocalis Papua Original.

Lagu itu akan dirilis Aquarius Musikindo tanggal 13 November 2020 mendatang di semua platform digital & youtube channel Official @Papua Original.

Papua Original beranggotakan 9 musisi kelahiran Papua yaitu Vien Mangku, Dommin Fenetiruma, Achel Uduas dan Mamri Awom pada vokal.

Baca juga: Setelah Lima Tahun, Afgan dan Raisa Kembali Rilis Single Duet

Kemudian Etho ( Bassist & Music Director), Yeheskiel (Drummer), Yance Deda Zaxophone, Zarteus Osok (keyboardist) dan Niel(Guitarist).

Rekomendasi Untuk Anda

Hingga saat ini, grup musik ini sudah melahirkan 3 album, dan 3 single.

Tak hanya itu, Papua Original ini sering tampil di event-event Nasional seperti Java Jazz Tahun Tahun 2018 Garuda Stage, Prambanan Jazz Festival, Maumere Jazz Festival hingga tampil dalam pertunjukan di luar negeri seperti di Pacific, Perth ,New Zealand.

Status adalah single ke 4 dari Papua Original.

Lagu dengan nuansa genre R&B ini bercerita tentang percintaan pada umumnya tapi ternyata mereka tidak mengetahui kalau dari garis keturunan mereka mempunyai hubungan darah.

Akhirnya harus ada yang mengalah untuk mengakhiri hubungan cinta mereka.

Walaupun berat dan bukan karna tak cinta tapi takdir yang memisahkan karena Status.

“Lagu ini diciptakan oleh Yance Deda (saxophone) sekitar 2-3 tahun yang lalu, di arransemen ulang oleh Etho dengan warna baru yang dan ditambahkan Rap dan Adlibs be bahasa daerah Biak,” papar Etho.

Lebih lanjut Etho menjelaskan untuk proses pembuatan single ini kurang lebih 1 Bulan dari mulai arransemen , take vocal, mixing dan mastering sampai videoklip.

Ia berharap, single STATUS dapat menjadi pilihan di blantika musik Indonesia.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas