Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

10 Bulan Rehabilitasi di Lido, Reza Artamevia: Aku Tafakur Total

Penyanyi Reza Artamevia menjalani rehabilitasi selama 10 bulan di BNN Lido, untuk melepas ketergantungannya terhadap narkoba.

10 Bulan Rehabilitasi di Lido, Reza Artamevia: Aku Tafakur Total
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Penyanyi Reza Artamevia tampil menghibur penonton di festival musik Tamagochill, di Jakarta, Kamis (21/11/2019). Reza membawakan sejumlah lagu hitsnya seperti Pertama, Ketulusan, Selalu ada, dan Satu yang tak lepas, yang membuat penonton nyanyi bersama. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM - Penyanyi Reza Artamevia menjalani rehabilitasi selama 10 bulan di BNN Lido, untuk melepas ketergantungannya terhadap narkoba.

Selama di sana, Reza Artamevia fokus membenahi hidupnya. Ia rutin beribadah.

“Di sana, jadi benar-benar masa yang, tafakur total aku di sana. Jadi, benar-benar bisa ibadah. Karena enggak lain di sana kerjaku beribadah terus saja,” kata Reza dikutip dari kanal YouTube MAIA ALELDUL TV, Kamis (9/9/2021).

Menurut dia, para pasien di panti rehabilitasi dibimbing oleh seorang konselor.

Konselor adalah orang yang memfasilitasi setiap pasien untuk pulih perlahan hingga menyediakan gawai untuk menghubungi keluarga.

Baca juga: Reza Artamevia Cerita Titik Terendah dalam Hidupnya

“Dikasih konselor satu. Dia perhatikan kita segala macam hal. Dia juga memulihkan dan memfasilitasi handphone buat video call dan lainnya," kata Reza.

"Alhamdulillah saya punya konselor asyik banget orangnya. Kita di sana benar-benar dimanusiakan, dituntun, dan dipulihkan,” ujar Reza Artamevia menambahkan.

Selain bimbingan konseling, Reza Artamevia juga mengikuti berbagai macam seminar yang membahas beragam topik.

“Di sana kan lembaga kesehatan ya, semuanya komplit, dokter ada semua. Jadi, isinya cuma ibadah, olahraga, dan belajar,” ucap Reza Artamevia.

“Ada juga seminar, misalnya tentang bagaimana membina hubungan sehat, apa itu adiksi dan macam-macam. Kita juga ada ustazah yang mendampingi, kayak masuk pesantren juga,” katanya lagi.

Halaman
12
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas