Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

IDAI Minta Anak di Bawah 12 Tahun Segera Divaksinasi Covid-19, Paling Telat 2022

Ketua Umum IDAI Aman Pulungan meminta pemerintah menyegerakan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi anak di bawah 12 tahun.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in IDAI Minta Anak di Bawah 12 Tahun Segera Divaksinasi Covid-19, Paling Telat 2022
tribunnews.com/rina ayu
Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Aman Pulungan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Aman Pulungan meminta pemerintah menyegerakan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi anak di bawah 12 tahun.

Vaksinasi pada kelompok ini diharapkan sebagai upaya mempercepat pembentukan herd imunity atau kekebalan kelompok.

"Tolonglah imunisasi disegerakan untuk anak di bawah 12, tidak mungkin lagi kita terlalu lama," ujar Aman dalam konferensi pers daring Minggu (26/9/2021).

Baca juga: Percepatan Vaksinasi Sukses dan Catat Suntikkan Terbanyak, dr Reisa: Indonesia Masuk 10 Besar Dunia

Baca juga: Anak Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal & Bioskop Dibuka, Ini Aturan Lengkap PPKM Jawa-Bali Level 3 - 2

Ia mengatakan, ada sekitar 90 juta anak Indonesia yang harus diberikan perlindungan dan kesehatan.

Selama pandemi ini angka kematian karena Covid-19, 50 persen dialami oleh balita.

ilustrasi
ilustrasi (sehatnews)

"Kalau kita mau mencapai herd imunity secepatnya anak ini harus segera kita mulai imunisasi. Beberapa negara kan sudah sudah sepeti Uni Emirat Arab (UEA) terus di Amerika Serikat sudah," harapnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Prof Aman berharap, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia di bawah 12 tahun dapat terlaksana paling telat mulai awal tahun 2022.

"Kita kawal sesegera mungkin kalau saya bermimpi paling telat awal tahun 2022 untuk anak di bawah 12 tahun," kata dia.

Lebih jauh, IDAI mendesak pemberian vaksin pada anak di bawah 12 tahun, agar dapat memberikan rasa aman saat mengikuti kegiatan sekolah tatap muka terbatas.

"Kita enggak setuju anak di bawah 12 tahun di bawa ke mal sebelum imunisasi. Tetapi kalau untuk sekolah tatap muka, anak kita itu secara sosial harus belajar dari body language yang dilihat ," imbuh Prof Aman.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas