Farhat Abbas Minta KPI juga Boikot Lesti Kejora dari TV, Singgung soal Citra Buruk
Farhat Abbas meminta KPI juga memboikot Lesti Kejora dari televisi, singgung citra buruk istri Rizky Billar tersebut.
Penulis:
Indah Aprilin Cahyani
Editor:
Arif Fajar Nasucha
Update perkembangan terkini, Rabu (12/10/2022) malam. Polisi menetapkan Rizky sebagai tersangka.
Baca juga: Video Viral Rizky Lempar Bola Biliar ke Lesti Diakui Polisi sebagai Bukti Pendukung
TRIBUNNEWS.COM - Imbas kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukan Rizky Billar terhadap Lesti Kejora ternyata memancing respon KPI untuk memboikot dirinya dari televisi.
Menanggapi tentang keputusan KPI tersebut, pengacara Farhat Abbas punya pendapat sendiri.
Farhat Abbas justru meminta agar KPI sekaligus memboikot Lesti Kejora dari dunia pertelevisian.
"Dua-duanya boikot sekalian sama Lesti diboikot juga," kata Farhat, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Senin (10/10/2022).
Farhat Abbas mengatakan jika Lesti juga berkata kasar pada Rizky Billar saat ribut sehingga keduanya pantas untuk diboikot.
Menurut Farhat, keduanya sudah memiliki citra buruk dan seharusnya apabila memiliki aib hendaknya ditutupi.
Baca juga: Rekaman CCTV di Rumah Lesti dan Billar Dinilai Sudah Direkayasa, Pakar Telematika Ungkap Kejanggalan
"Laki-lakinya buruk, perempuannya buruk. Seharusnya kalau ada aib ditutupi jangan dibuka-buka," ucap Farhat Abbas.
Farhat tak menampik jika tindakan KDRT adalah hal yang tidak biasa.
"Jangan terlalu dibesar-besarkan, kasihan. Biar bagaimanapun hanya gara-gara kecemburuan saja," paparnya.
Bahkan, Farhat Abbas memberikan nasihatnya kepada Lesti Kejora dan Rizky Billar.
"Penganiayaan juga ada sebab dan akibatnya, ngapain ribut?" ujarnya.
KPI Minta Stasiun TV Tak Lagi Tampilkan Rizky Billar Imbas Dugaan KDRT pada Lesti Kejora
KPI meminta kepada stasiun televisi untuk tidak lagi menampilkan Rizky Billar.
Hal ini merupakan imbas kasus dugaan KDRT yang dilakukan Rizky Billar terhadap Lesti Kejora.
Komisioner KPI, Nuning Rodiyah dengan tegas menyatakan bahwa tidak ada tempat bagi pelaku KDRT di televisi dan radio.
"Kami dari Komisi Penyiaran Indonesia meminta kepada semua pihak khususnya lembaga penyiaran dalam hal ini televisi dan radio," kata Nuning, dikutip dari YouTube Indosiar, Sabtu (1/10/2022).
"Untuk tidak menampilkan talent, pengisi acara, pembawa program yang merupakan pelaku kekerasan dalam rumah tangga," sambungnya.
Baca juga: Rizky Billar Dipecat Jadi Host Imbas KDRT ke Lesti Kejora, sang Ayah Angkat Malah Tersenyum
Keputusan Lesti Kejora untuk langsung melaporkan tindak KDRT yang dialaminya juga diapresiasi KPI.
"Saya secara pribadi juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan dukungan kepada korban dan juga keluarga korban," ujar Nuning.
"Kenapa saya mengapresiasi karena ada satu keberanian untuk melapor," lanjutnya.
Menurut Nuning, hal tersebut bisa menjadi contoh bagi masyarakat bahwa KDRT tidak harus disembunyikan.
"Dengan kasus ini menjadi satu contoh bahwa KDRT itu harus dilaporkan, orang-orang yang melihat juga harus berani melapor," jelas Nuning.
"Kita harus memberikan pesan kepada para pelaku kekerasan dalam rumah tangga bahwa ini tidak bisa ditoleransi," pungkasnya.
Berita lain terkait Rizky Billar dan Lesti Kejora
(Tribunnews.com/Indah Aprilin)
Baca tanpa iklan