Farhat Abbas Minta Rizky Billar dan Lesti Kejora Diboikot TV: Seharusnya Aib Ditutup, Jangan Dibuka
Rizky Billar diboikot dari televisi, hal ini lantaran kasus KDRT yang kini tengah menjeratnya dan sang istri, lesti Kejora.
Penulis:
garudea prabawati
Editor:
Ayu Miftakhul Husna
TRIBUNNEWS.COM - Rizky Billar dikabarkan telah diboikot oleh TV, lantaran buntut kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
Diketahui Rizky Billar dilaporkan oleh sang istri, Lesti Kejora.
Diduga Lesti Kejora menjadi korban KDRT yang dilakukan Rizky Billar, di kediaman mereka.
Soal pemboikotan tersebut pun menyita perhatian berbagai pihak, tentu ada yang pro dan kontra.
Termasuk seorang pengacara, Farhat Abbas yang ikut serta menanggapi.
Baca juga: Farhat Abbas Tanggapi KDRT Lesti Kejora-Rizky Billar: Lesti Jangan Lebay, Maafin, Cerai Baik-baik
Dirinya pun meminta tidak hanya Rizky Billar saja yang diboikot oleh TV, namun juga Lesti Kejora.
Farhat Abbas menyinggung soal citra buruk.
"Dua-duanya di boikot sekalian, sama Lesti juga diboikot," ujarnya dikutip Tribunnews dari tayangan YouTube KH Infotainment, Senin (10/10/2022).
"Dia (Lesti Kejora) teriak-teriak an**ng kok gimana," katanya lagi.
Farhat Abbas pun juga mengatakan seharusnya yang menjadi aib keluarga bukan menjadi konsumsi publik.
Namun harus ditutupi.
"Seharusnya kalau ada aib ditutupi, jangan dibuka-buka," terangnya lagi.
Surat KPI
Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) telah menyurati seluruh lembaga penyiaran agar memboikot para pelaku kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), diberitakan Tribunnews sebelumnya.
Komisoner KPI Nuning Rodiyah meski hal ini merupakan sikap atas kasus yang sedang ramai diperbincangkan, Nuning menyebut tak pandang bulu terhadap siapapun pelaku KDRT.
"Siapapun itu, tidak spesifik terhadap individu tertentu," ucapnya.
Baca juga: Farhat Abbas Minta KPI juga Boikot Lesti Kejora dari TV, Singgung soal Citra Buruk
Nuning menjelaskan, dengan kewenangan yang dimiliki, KPI mendesak agar lembaga penyiaran tidak memberi glorifikasi dan kesempatan untuk pelaku KDRT.
KPI tidak ingin membangun anggapan di masyarakat bahwa KDRT merupakan kejahatan dan lumrah.
"Dalam rangka memberi edukasi ke masyarakat, maka KPI meminta (lembaga penyiar) untuk tidak memberikan kesempatan bagi pelaku KDRT mau itu sebagai pengisi program, pembawa program atau apapun itu," tegasnya.
Lebih dari itu, KPI pun tidak menggubris apapun alasan lembaga penyiar jika tetap kekeh menampilkan para pelaku KDRT.
Pihaknya disebut tak segan memberi sanksi tegas apabila terdapat lembaga penyiar melanggar aturan KPI.
"Mau ratingnya tinggi mau tidak tinggi kalau muatan siaranya melanggar ketentuan maka akan diberikan sanksi oleh KPI," kata Nuning.
Luka-luka Lesti Kejora Akibat KDRT Rizky Billar: Leher Bengkak, 2 Bagian Tubuh Fungsi Terganggu
Polisi telah mengungkapkan hasil visum Lesti Kejora yang menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) diduga dilakukan oleh Rizky Billar.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan setidaknya terdapat 4 luka yang dialami Lesti Kejora.
Bahkan di bagian tubuh Lesti Kejora mengalami gangguan fungsi.
Termasuk di leher istri Rizky Billar, di mana sebelumnya saat menjalani perawatan medis diberi penyangga leher.
"Hasil visum terkait KDRT sudah dimiliki oleh penyidik," ujar Kombes Endra Zulpan, Jumat (7/10/2022).
Lantas berikut 4 luka di tubuh Lesti Kejora, sesuai dengan hasil visum:
1. Terdapat luka memar di telapak tangan belakang kanan disertai dengan bengkak.
2. Terdapat luka memar di lengan bawah bagian depan sebelah kanan disertai dengan bengkak, lebam dan nyeri, tidak terdapat gangguan fungsi.
3. Luka memar di siku belakang tangan kiri disertai dengan bengkak dan nyeri, terdapat juga gangguan fungsi.
4. Terdapat luka memar di leher depan disertai bengkak, lebam, dan nyeri dan terdapat gangguan fungsi.
"Sehingga pada saat Lesti Kejora berobat di rumah sakit kita lihat menggunakan gips yang ada di lehernya," ungkap Kombes Endra Zulpan, dikutip dari tayangan YouTube Intens Investigasi, Jumat (7/10/2022).
(Tribunnews.com/ Garudea Prabawati/ Fahmi Ramadhan)
Baca tanpa iklan