Rizky Billar Dipecat Jadi Host Imbas KDRT ke Lesti Kejora, sang Ayah Angkat Malah Tersenyum
Sang ayah angkat hanya tersenyum saat mendengar Rizky Billar dipecat dari host Dangdut Academy 5 imbas KDRT kepada Lesti Kejora.
Penulis:
Indah Aprilin Cahyani
Editor:
Ayu Miftakhul Husna
TRIBUNNEWS.COM - Rizky Billar menuai kecaman dari berbagai pihak setelah diduga melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) kepada sang istri, Lesti Kejora.
Tak hanya panen kritik netizen, Rizky Billar juga kehilangan pekerjaannya sebagai host.
Setelah kasus KDRT mencuat ke permukaan, Rizky Billar dikabarkan dipecat dari posisinya sebagai host program dangdut di televisi.
Mendengar hal tersebut, pihak keluarga Rizky Billar yang diwakili oleh ayah angkatnya bernama Izhar Wilendra alias Pak Een justru hanya tersenyum.
"Waktu itu diumumkan, saya senyum kita orang ber-Tuhan," kata Pak Een, dikutip dari YouTube Cumicumi, Minggu (9/10/2022).
Pak Een pun mengaku tak khawatir dengan rezeki Rizky Billar ke depannya.
Baca juga: Imbas Dugaan KDRT Lesti Kejora, Bisnis Rizky Billar Rugi Rp 400 Miliar, Nama Baiknya Disebut Hancur
Hal tersebut lantaran menurutnya rezeki sudah diatur oleh Allah.
"Emangnya rezeki itu cuma dari televisi?" ucap Pak Een.
"Allah yang mengatur rezeki kita, satu pintu tertutup ada 99 pintu rezeki lagi masih terbuka," sambungnya.
Lebih lanjut, Pak Een berharap Rizky Billar menjadi pribadi lebih baik lagi.
Ia juga memberikan pesan agar pria yang akrab disapa Billar itu mengurangi sifat temperamennya.
"Mengupayakan supaya Billar setelah kejadian ini menjadilah pribadi yang lebih baik," terang Pak Een.
"Kalau kata orang kamu temperamen, ubah sedikit," tambahnya.
Rizky Billar Didepak dari Host D'Academy 5
Kasus dugaan KDRT yang dilakukan Rizky Billar terhadap Lesti Kejora ternyata berimbas pada kariernya.
Buktinya, Rizky Billar resmi didepak menjadi pembawa acara pencarian bakat Dangdut Academy 5 yang disiarkan di Indosiar.
Pengumuman mengenai pemecatan Rizky Billar disampaikan oleh seluruh host Dangdut Academy 5 pada Selasa (4/10/2022) malam.
Di acara tersebut, Rizky Billar menjadi host bersama artis lain seperti Ruben Onsu, Irfan Hakim, Ramzi, Gilang Dirga, Jirayut dan Rara LIDA.
Ruben Onsu mewakili rekannya pun menyatakan menolak segala bentuk kekerasan dalam rumah tangga.
Selain itu, Ruben juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia yang mengalami hal serupa agar bisa bicara.
Baca juga: Kasus KDRT Rizky Billar pada Lesti Kejora, Picu Orang Takut Menikah, Psikiater Bagikan Saran
Sementara informasi mengenai pemberhentian Rizky Billar yang tidak lagi menjadi host Dangdut Academy 5 disampaikan Irfan Hakim.
"Indosiar menjawab pertanyaan netizen sekaligus mengambil keputusan," terang Irfan, dikutip dari YouTube Indosiar, Selasa (4/10/2022).
"Dengan ini kami umumkan mulai malam ini Rizky Billar tidak lagi menjadi host Dangdut Academy 5," sambungnya.
Setelah Irfan Hakim mengumumkan hal tersebut, sontak penonton yang hadir di dalam studio Dangdut Academy 5 langsung riuh bertepuk tangan.
Saat riuh tepuk tangan, Ramzi diikuti host lainnya menyebut sebuah kalimat berupa dukungan untuk Lesti Kejora.
"Stop KDRT, L for Lesti, L for Love," ucap para host.
KPI Minta Stasiun TV Tak Lagi Tampilkan Rizky Billar Imbas Dugaan KDRT pada Lesti Kejora
Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) meminta kepada stasiun televisi untuk tidak lagi menampilkan Rizky Billar.
Hal ini merupakan imbas kasus dugaan KDRT yang dilakukan Rizky Billar terhadap Lesti Kejora.
Komisioner KPI, Nuning Rodiyah dengan tegas menyatakan bahwa tidak ada tempat bagi pelaku KDRT di televisi dan radio.
"Kami dari Komisi Penyiaran Indonesia meminta kepada semua pihak khususnya lembaga penyiaran dalam hal ini televisi dan radio," kata Nuning, dikutip dari YouTube Indosiar, Sabtu (1/10/2022).
"Untuk tidak menampilkan talent, pengisi acara, pembawa program yang merupakan pelaku kekerasan dalam rumah tangga," sambungnya.
Baca juga: Tulang Leher Lesti Geser hingga Bagian Sensitif Luka, Polisi Anggap KDRT Rizky Billar Masuk Terparah
Keputusan Lesti Kejora untuk langsung melaporkan tindak KDRT yang dialaminya juga diapresiasi KPI.
"Saya secara pribadi juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan dukungan kepada korban dan juga keluarga korban," ujar Nuning.
"Kenapa saya mengapresiasi karena ada satu keberanian untuk melapor," lanjutnya.
Menurut Nuning, hal tersebut bisa menjadi contoh bagi masyarakat bahwa KDRT tidak harus disembunyikan.
"Dengan kasus ini menjadi satu contoh bahwa KDRT itu harus dilaporkan, orang-orang yang melihat juga harus berani melapor," jelas Nuning.
"Kita harus memberikan pesan kepada para pelaku kekerasan dalam rumah tangga bahwa ini tidak bisa ditoleransi," pungkasnya.
Berita lain terkait Rizky Billar dan Lesti Kejora
(Tribunnews.com/Indah Aprilin)
Baca tanpa iklan