Sean Anak Sunan Kalijaga Keluhkan Pusing Akibat Pengeroyokan
Sean, anak Sunan Kalijaga, saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit lantaran mendapat pukulan berkali-kali di bagian kepala.
Penulis:
Fauzi Nur Alamsyah
Editor:
Willem Jonata
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fauzi Alamsyah
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Putra Sunan Kalijaga bernama Sean menjadi korban pengeroyokan teman sekolahnya.
Sean saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit lantaran mendapat pukulan berkali-kali di bagian kepala.
Kondisinya dikabarkan Sunan Kalijaga berangsur membaik walaupun kini Sean kerap mengeluh pusing akibat peristiwa tersebut.
Baca juga: Sunan Kalijaga Sebut Anaknya Hindari Keributan setelah Dilempar Sampah, Tapi Dikejar dan Dipukul
"Sudah kita cek kondisi fisiknya, karena Sean mengeluhkan pusing berkali-kali setelah kepalanya dihajar, kepala atas maupun kepala belakang," kata Sunan Kalijaga di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (3/3/2023).
Sunan Kalijaga pun bersyukur putranya kondisi putranya baik.
"Alhamdulillah saya sangat bersyukur keadaan Sean untuk saat ini masih baik, kemarin di IGD, dicek CT scan, dia menyampaikan dipukul berkali-kali di kepalanya," tutur Sunan Kalijaga.
Selain itu, Sunan Kalijaga menceritakan penyebab awal Sean, diduga dikeroyok oleh enam teman sekolahnya.
Saat itu Sean diganggu oleh para pelaku ketika bermain bola pada jam istirahat. Perundungan terjadi ketika Sean dilempari sampah dedaunan.
"Putra saya, dia tetap diam, di hari yang sama, dia menerima tiga kali peristiwa hal yang sama. Di lapangan bola dia dilemparin daun dan sampah, dia diam, naik ke atas, menghindar dan dikejar, dipukul empat kali di depan kelas, anak saya diam, dia masuk ke kelas menghindari keributan," cerita Sunan Kalijaga.
Merasa terancam Sean kala itu mencari tempat berlindung dengan memasuki kelas. Namun para pelaku tetap mengikuti Sean hingga terjadi pengeroyokan.
"Di depan kelas dipukulin empat kali dan Sean masih diam. di dalam kelas Sean yang dimana anak pelaku bukan satu kelas Sean dia dengan sengaja masuk untuk membully Sean dan memukuli Sean dengam bertubi-tubi," lanjutnya.
Akibatnya, Sunan Kalijaga ditemani kuasa hukumnya, Agustinus Nahak melaporkan tindakan tersebut ke Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (3/3/2023).
Baca tanpa iklan