Buntut Video Syur, Rebecca Klopper Minta Maaf kepada Sang Kekasih Fadly Faisal dan Keluarganya
Rebecca Klopper merasa bersalah karena video syur wanita mirip dirinya Fadly dan keluarganya jadi incaran awak media untuk diminta komentar.
Editor:
Willem Jonata
TRIBUNNEWS.COM - Rebecca Klopper menyampaikan maaf kepada sang kekasih Fadly Faisal dan keluarganya.
Sebab, karena pemberitaan mengenai video syur mirip dirinya, Fadly dan keluarganya tak bisa tenang.
Awak media mendatangi rumah Haji Faisal, ayahanda Fadly, untuk dimintai pernyataannya berkait video syur wanita mirip dirinya.
Baca juga: Rebecca Klopper Bicara Soal Video Syur, Nadanya Pelan
Jadi ia bukan hanya minta maaf kepada masyarakat Indonesia atas hebohnya pemberitaan tersebut.
"Saya Rebecca Klopper memohon maaf yang sebesar besarnya kepada masyarakat indonesia atas pemberitaan tersebut. Termasuk juga Fadly Faisal dan keluarga yang turut menjadi korban dari berita tersebut," kata Rebecca dalam jumpa pers di kawasan Jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan.
Sekadar informasi, sempat beredar sebuah video syur di media sosial Twitter yang disebut pemerannya mirip Rebecca Klopper.
Video berdurasi 47 detik langsung viral dan menyeret nama Rebecca Klopper hingga membuatnya tak muncul ke publik selama berhari-hari.
Bakal konsultasi ke psikolog
Rebecca Klopper terus menunduk ketika membacakan surat permintaan maaf yang ia letakan di bawah meja jumpa pers.
Ia hanya sesekali menatap awak media, yakni ketika tiba dan akan meninggalkan ruang jumpa pers.
Raut wajahnya tak seceria biasa ketika ia hadir dalam acara-acara perilisan film yang dibintanginya.
Sandy Arifin selaku kuasa hukum berencana untuk mengajal Rebecca Klopper ke psikolog.
"Kami akan dampingi ke psikolog," ucap Sandy Arifin di kawasan Panglima Polim Jakarta Selatan, Selasa (6/6/2023).'
"Kami fokus menenangkan, menguatkan, dan meyakinkan. Ya klien harus berani menyampaikan hal tadi," bebernya.
Tak hanya itu, Rebecca Klopper juga rencananya akan membuat aduan ke Komnas Perempuan untuk mendapatkan perlindungan.
Karena sudah membuat laporan, Rebecca merasa menjadi korban dalam masalah video syur yang diduga diperankan olehnya.
"Kami juga akan membuat aduan ke Komnas Perempuan. InsyaAllah dalam waktu dekat," tutur Sandy Arifin.