Alshad Ahmad Bantah Datangkan Harimau Benggala dari India untuk Urusan Konservasi
Alshad Ahmad membatah kabar dirinya mendatangkan harimau benggala dari India untuk urusan konservasi.
Penulis:
Gabriella Gunatyas
Editor:
Sri Juliati
TRIBUNNEWS.COM - YouTuber Alshad Ahmad membantah kabar dirinya mendatangkan harimau benggala dari India untuk urusan konservasi.
Nama Alshad Ahmad menjadi sorotan usai kabar harimau peliharaannya yang mati viral di jagat maya.
Tak ayal berbagai komentar miring mengenai hal tersebut pun diterima Alshad Ahmad.
Dikutip YouTube Alshad Ahmad, Selasa (8/8/2023), pemilik nama lengkap Alshad Kautsar Ahmad itu membantah kabar yang menyebutnya mendatangkan harimau benggala dari India untuk dikonservasi.
"Pertama yang bawa harimau India ke Indonesia itu bukan gue," kata Alshad Ahmad.
Harimau milik Alshad Ahmad yang bernama Eshan dan Jinora merupakan harimau jenis benggala yang sudah lama ada di kebun binatang.
Baca juga: Soal Kematian Harimau Milik Alshad Ahmad, BKSDA Jawa Barat Masih Tunggu Hasil dari Laboratorium
Pasalnya harimau milik Alshad Ahmad itu sudah peranakan dari harimau yang lebih dulu didatangkan dari India.
"Harimau benggala gue ini Eshan dan Jinora sudah ada di kebun binatang beberapa generasi."
"Bukan mereka yang pertama dibawa dari India ke sini. Nggak mereka ini anakan dari harimau benggala yang sudah ada di Indonesia," terangnya.
Dalam tayangan tersebut Alshad Ahmad juga menyematkan komentar dari drh Dwi Wahyudha Wira yang merupakan dosen sekaligus praktisi satwa liar.
Menurut Dwi Wahyudha Wira, harimau tersebut sudah lama berada di lembaga konservasi.
Baca juga: Harimau Alshad Ahmad Mati Bukan karena Keracunan, Berikut Hasil Autopsi yang Diungkap sang YouTuber
Bahkan Dwi Wahyudha Wira menyebut tidak mungkinkan jika harimau tersebut dikembalikan ke negara asalnya, India.
"Hewan ini kan sudah lama ada di Indonesia, ada di lembaga konservasi."
"Kalau dikirim lagi ke India tidak memungkinkan," terang Dwi Wahyudha Wira.
Salah satu alasan harimau itu tidak bisa dikembalikan ke India lantaran satwa tersebut harus beradaptasi lagi dengan lingkungan yang baru.
Hal itu bisa menyebabkan harimau tersebut mengalami stres.
Baca juga: Alshad Ahmad Update Pemeriksaan Anak Harimaunya yang Mati: Tidak Ada Gejala Cenora Stres
"Karena membutuhkan adaptasi lagi, adaptasi dengan lingkungan baru."
"Itu lebih meningkatkan stresnya," sambungnya.
Menurut Dwi Wahyudha Wira akan lebih baik jika harimau tersebut dipelihara di Indonesia.
Namun kesejahteraan satwa juga merupakan hal yang harus diperhatikan.
"Dengan memperhatikan kesejahteraan hewannya, karena dia tidak mungkin lagi dilepaskan bagaimana kita tadi mengurangi tingkat stresnya."
"Bagaimana kita memperhatikan kandangnya sehingga dia merasa sejahtera dan merasa nyaman dengan lingkungannya," ungkapnya.
Baca juga: Kontroversi Alshad Ahmad: Dituding Hamili Eks Pacar, Kini Dikritik karena 7 Harimau Peliharaan Mati
Alshad Ahmad pun membeberkan asal usul dua harimau peliharaannya.
"Kalau Eshan itu berasal dari kebun binatang, gue dulu menjadi orang tua asuhnya, gue rawat dari kecil pakai biaya gue sendiri," terang Alshad Ahmad.
Kini harimau itu pun menjadi indukan di penangkaran milik keponakan presenter Raffi Ahmad itu.
"Dan akhirnya menjadi indukan di penangkaran di sini," ungkapnya.
Sementara satu harimau lain yang bernama Jinora didapatkan kekasih penyanyi Tiara Andini itu dari salah satu penangkaran.
"Kalau Jinora dari penangkaran juga, dari salah satu penangkaran di Indonesia."
"Akhirnya jadi indukan betina juga di penangkaran ini karena nggak bisa dilepasin," tutup Alshad Ahmad.
(Tribunnews.com/Gabriella)