G-Dragon Bantah Dirinya Terlibat Kasus Narkoba, sang Rapper Tulis Surat Pernyataan Lewat Pengacara
G-Dragon membantah dugaan dirinya menggunakan narkoba melalui pernyataan yang disampaikan oleh pengacaranya, serta tuduhan sewa pengacara 2 miliar.
Penulis: Muhammad Alvian Fakka
Editor: Yurika NendriNovianingsih

TRIBUNNEWS.COM - Rapper, G-Dragon dilaporkan dan telah didakwa oleh Badan Kepolisian Metropolitan Incheon atas tuduhan terkait narkoba pada Rabu (25/10/2023).
Kini G-Dragon membantah dugaan dirinya menggunakan narkoba melalui pernyataan yang disampaikan oleh pengacaraanya.
Pengacara G-Dragon, Kim Soo-hyun mengatakan jika Kwon Ji-yong (nama asli G-Dragon) tidak pernah menggunakan narkoba.
"Seperti yang telah kami klarifikasi, Kwon Ji-yong tidak pernah menggunakan narkoba". kata Kim Soo-hyun, mengutip Soompi, Selasa (31/20/2023).
Penasehat hukum G-Dragon itu juga menginformasikan jika kliennya itu telah menunujuk seorang pengacara.
Serta menyampaikan jika anggota grup BIGBANG ini akan dapat secara sukarela ke ke Unit Narkotika Departemen Investigasi Regional Badan Kepolisian Metropolitan Incheon.
Baca juga: Imbas Kasus Dugaan Penyalahgunaan Narkoba, G-Dragon dan Lee Sun Kyun Dilarang Tinggalkan Korea
"Dalam hal ini, Kwon Ji-yong telah menunjuk seorang pengacara pagi ini dan menyerahkan surat yang mengungkapkan niatnya untuk secara sukarela hadir di Departemen Investigasi Kejahatan Narkoba Badan Kepolisian Metropolitan Incheon,” lanjut pengacara G-Dragon.
Pihak G-Dragon juga menekankan jika sang rapper ingin bekerja sama dengan pihak kepolisian yang menyelediki kasusnya itu.
Niat baik tersebut disampaikan G-Dragon melalui tulisan surat dan pendapat pengacaranya.
“Melalui surat kehadiran sukarela dan pendapat pengacara, Kwon Ji-yong dengan tegas menyatakan niatnya untuk secara sukarela hadir di kantor polisi dan secara aktif bekerja sama dalam penyelidikan polisi,” imbuh pengacara K1 Chamber LLP itu.
Itikad baik yang akan dilakukan G-Dragon tersebut bertujuan untuk menyelesaikan tuduhan atas keterlibatannya dengan kasus narkoba.

Baca juga: G-Dragon BIGBANG Bantah Pakai Narkoba
"Niatnya untuk menyelesaikan tuduhan palsu secepat mungkin melalui penyelidikan yang cepat," tambah Kim Soo-hyun.
Pentolan BIGBANG ini juga menyampaikan jika dirinya akan aktif bekerja sama untuk melakukan tes folikel rambut dan tes urine.
Namun, sang pengacara menyampaikan jika jadwal kehadirannya untuk melakukan tes tersebut masih akan dibahas lagi.
"Proses mengungkap kebenaran, dia menyatakan kepada polisi bahwa dia akan aktif bekerja sama dengan tes folikel rambut dan tes urin."
"Jadwal kehadiran sukarelanya saat ini sedang dibahas," jelas sang pengacara.
G-Dragon Membantah Dugaan Sewa Pencara 2 Miliar untuk Bersihkan Kasusnya
Pada 27 Oktober lalu, seorang reporter yang juga seorang YouTuber, Lee Jin-ho mengatakan jika G-Dragon menyewa pengacara yang merupakan mantan hakim Mahkamah Konstitusi.
“Saya sangat terkejut melihat firma hukum yang ditunjuk oleh G-Dragon. Pengacaranya adalah mantan hakim Mahkamah Konstitusi dalam kasus pemakzulan presiden,” ungkap Lee Jin-ho, mengutip kbizoom.
Bahkan, sang YouTuber juga membeberkan jika G-Dragon membayar pengacara yang akan ditunjuknya itu dengan bayaran fantastis.
"Dalam hal ini, dia perlu mengeluarkan banyak uang. Firma hukum ini biasanya mengenakan biaya sekitar 1 miliar won untuk kasus selebriti umum. Tergantung pada orang yang mereka bela, pengacara bisa mendapatkan sekitar 500 juta hingga 1 miliar won.” Kata si YouTuber.
Baca juga: G-Dragon Tersandung Kasus Narkoba, Video Lawasnya Bertingkah Abnormal saat Diwawancara jadi Sorotan
Sang YouTuber memperkirakan jika pengacara yang ditunjuk G-Dragon akan menerima bayaran antara 1 sampai 2 miliar won.
“Jika menyangkut kasus khusus atau ketika menangani masalah hukum yang tidak menguntungkan, firma hukum mungkin akan mengenakan biaya lebih banyak."
"Jika mereka berusaha sekuat tenaga, mereka akan mendapat bayaran dalam jumlah besar, mungkin berkisar antara 1 miliar hingga 2 miliar won”, tambahnya.
Dalam hal ini pihak G-Dragon juga memberikan klarifikasinya.
Mereka menyangkal tuduhan si YouTuber, mengenai penunjukan seorang pengacara itu.
"Laporan palsu spekulatif baru-baru ini dan video YouTube mengenai kasus ini seperti penunjukan seorang pengacara yang merupakan mantan hakim konstitusi dan gaji pengacara yang terlalu tinggi dirilis tanpa berpikir panjang, namun kami dengan jelas mengungkapkan bahwa ini tidak benar sama sekali" ungkap pengacara G-Dragon.
Selanjutnya, pihak G-Dragon juga akan menempuh jalur hukum terkait tuduhan palsu terhadap kliennya itu.
"Kami akan mengambil tindakan. tindakan hukum yang tegas terhadap laporan spekulatif semacam ini atas peredaran informasi palsu dan pencemaran nama baik," pungkas Kim Soo-hyun.
(Tribunnews.com/Muhammad Alvian Fakka)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.