Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Seleb
LIVE ●

Imam Darto Tanggapi Vidio Viral Turis Malaysia  Beri Nilai Buruk Pada Jakarta

Pembawa acara Imam Darto ikut menanggapi konten viral di media sosial yang dibuat oleh turis Malaysia tentang Jakarta.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Imam Darto Tanggapi Vidio Viral Turis Malaysia  Beri Nilai Buruk Pada Jakarta
Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy
Imam Darto saat ditemui di konferensi pers Pretty Boys di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (16/9/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fauzi Alamsyah 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pembawa acara Imam Darto ikut menanggapi konten viral di media sosial yang dibuat oleh turis Malaysia tentang Jakarta.

Dimana turis asal Malaysia tersebut memberikan rating 0 saat berlibur ke Jakarta. 

Baca juga: Gurauan Imam Darto Tentang Persahabatan Podkesmas: Ah Itu Akting, Pura-pura Semua

Imam Darto kemudian menyebut hal tersebut menjadi hak setiap orang untuk menilai sesuatu.

"Itu namanya orang punya penilaian masing-masing, ya nggak apa-apa," kata Imam Darto saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Senin (11/3/2024).

Momen tidak menyenangkan pun sempat dirasakan oleh Darro ketika mengunjungi Malaysia, namun saat itu ia tidak mengungkapkan keluh kesahnya di media sosial.

Sehingga kembali setiap orang berhak untuk mengungkapkan perasaannya, namun tidak menutup kemungkinan hal ini akan menjadi sorotan warganet.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kalau bicara penilaian, saya juga waktu ke Malaysia juga punya pengalaman yang tidak menyenangkan, tapi nggak perlu diposting lah," ujar Darto biasa disapa.

"Kalau dia posting nggak apa-apa, toh akhirnya senjatamu adalah mulutmu, mulutmu harimaumu, backfire ke dia sendiri," lanjutnya.

Sahabat dari Ananda Omesh itu pun tidak kecewa terhadap konten yang dibuat oleh turis asal Malaysia tersebut.

"Nggak (kecewa), biasa aja, bagaimanapun saya cinta jakarta, jakarta itu keras, jakarta yang dia perlihatkan memang begitu adanya, masalah penilaian ya gimana orangnya," ucap Darto.

"Ada sebuah pepatah mengatakan, tukang sampah nyarinya apa? Sampah. Misalnya tukang emas nyarinya apa? Emas. Tergantung itu orang nyarinya apa," tandasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas