Sempat Viral di Jalan Kota Makassar, Ustaz Maulana Ajak Jemaah Umrah Bareng hingga Napak Tilas Badar
Ustaz Maulana merupakan penceramah kondang yang terkenal dengan sapaan khasnya, "Jemaah Oh Jemaah."
Penulis:
Bayu Indra Permana
Editor:
Willem Jonata
TRIBUNNEWS.COM - Ustaz Maulana, penceramah yang dikenal riang dan lucu, sempat viral karena dibonceng naik motor melintasi Jalan AP Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan, tanpa mengenakan helm, hingga menuai kritik dari netizen.
Menyadari kekeliruannya sudah minta maaf. Ia mengaku terburu-buru hingga lupa mengenakan helm sebagai sarana keselamatan berkendara.
Ucapan maaf Ustaz Maulana disampaikan Ustaz Maulana kepada Personel Lantas Polrestabes Makassar, Bripka Mahir Dg Rani.
"Terkait video viral di Jalan AP Pettarani terkait Ustaz Maulana yang tertangkap kamera berboncengan tanpa menggunakan helm, kami sudah menghubungi beliau dan beliau menyampaikan permohonan maaf karena tidak sengaja," jelas Mahir.
Awalnya Ustaz Maulana mengendarai mobil, tapi ia kemudian memutuskan naik motor agar lebih cepat sampai tujuan.
"Beliau beralasan sangat buru-buru, awalnya beliau menumpangi mobil dan buru turun kemudian naik motor untuk sampai tujuan," sambungnya.
Disebutkan pula, pengemudi sepeda motor yang membonceng Ustaz Maulana sudah membayar denda tilang.
Terlepas dari peristiwa tersebut, Ustaz Maulana mengajak jemaah umrah bareng untuk keberangkatan di bulan Februari 2025.
Ia bakal memandu jemaah yang berangkat bersama Mabruk Tour, dalam menjalankan rangkaian ibadah yang digelar di dua Tanah Suci, yakni Mekah dan Madinah.
Selama perjalanan ibadah, jemaah diajak memahami setiap tahap ibadah umrah dengan penjelasan yang mendalam.
Pihak travel punya alasan sendiri menggandeng Ustaz Maulana memandu jemaah dalam beribadah. Ia dinilai sebagai ulama yang memiliki ilmu agama dan pengajaran yang mendalam. Pembawaanya riang dan menyenangkan.
Dan bakal ada perjalanan spesial napak tilas Perang Badar yang diliput langsung oleh Islam Itu Indah TransTV.
Mulai dari ziarah ke makam para syuhada Perang Badar, dilanjutkan ke Jabal Malaikat, Bir Rouha, dan Masjid Arisy.